Astra Agro Lestari https://www.astra-agro.co.id Prosper with the Nation Thu, 11 Jun 2026 02:39:54 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.8.13 174751122 Bantu Kelompok Ternak, Ini Komitmen PT ANA Perkuat Ketahanan Pangan di Lingkar Sawit https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/11/bantu-kelompok-ternak-ini-komitmen-pt-ana-perkuat-ketahanan-pangan-di-lingkar-sawit/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/11/bantu-kelompok-ternak-ini-komitmen-pt-ana-perkuat-ketahanan-pangan-di-lingkar-sawit/#respond Thu, 11 Jun 2026 01:47:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22963 METRO SULTENG – Untuk memperkuat ketahananan pangan dilingkar perkebunan Sawit, PT Agro Nusa Abadi (PT ANA) berkomitmen menyalurkan ratusan bibit ayam petelur beserta pakan kepada Kelompok Ayam Petelur “Ternak Indah” di Desa Pebooa, Kecamatan Petasia Timur. Langkah ini merupakan wujud nyata PT ANA dalam mendorong pergerakan ekonomi setempat.

Penyerahan bantuan dilakukan di Desa Pebooa yang dihadiri Manajemen PT ANA Dannyan Taba Rahim, serta jajaran manajemen perusahaan, Pemerintah Desa Peboa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Petasia Timur, serta pengurus dan anggota Kelompok Ternak Indah.

Kepala Desa Peboa Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara, Julison Pouraga, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan PT ANA bersama kelompok ternak di desanya untuk mendorong pergerakan pertumbuhan ekonomi di Desa Peboa.

“Atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat Peboa, kami menyampaikan terima kasih kepada PT ANA atas bantuan yang diberikan kepada Kelompok Ternak Indah. Bantuan ini sangat berarti bagi kelompok dalam mengembangkan usaha peternakan ayam petelur,” Ucap Julison.

Menurutnya, sinergi antara perusahaan dan masyarakat perlu terus diperkuat untuk mendukung pembangunan desa dalam peningkatan kesejahteraan warga.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Petasia Timur, Sius, menilai bantuan tersebut merupakan langkah positif yang perlu diimbangi dengan pengelolaan usaha yang baik.

“Bantuan ini merupakan modal awal yang sangat baik untuk mendukung pengembangan usaha peternakan kelompok. Kami berharap kelompok peternak ayam, dapat menerapkan tata kelola pemeliharaan ternak yang baik, mulai dari manajemen pakan, kesehatan ternak, hingga pencatatan produksi, sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi anggota kelompok,” jelas Sius.

Ketua Kelompok Ternak Indah, Duriana Panganso, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima kelompoknya. Pasalnya, bantuan ini dinilai dapat mendorong perkembangan usaha kelompoknya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT ANA atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada kelompok kami. Bantuan bibit ayam petelur dan pakan ini akan dikelola dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan produksi dan mengembangkan usaha kelompok,” Cetus Duriana.

Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota kelompok dan masyarakat Desa Pebooa.

Manajemen PT ANA, Dannyan Taba Rahim, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“PT ANA meyakini bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang baik antara perusahaan dan masyarakat. Bantuan bibit ayam petelur dan pakan ini diharapkan menjadi stimulus bagi Kelompok Ternak Indah untuk mengembangkan usaha peternakan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan,” ujar Dannyan.

Ia menambahkan, “Kami berharap program ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan di tingkat desa,”

Melalui program tersebut, PT ANA terus berupaya memperkuat kemitraan dengan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya usaha-usaha produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

Sumber: Metro Sulteng

Penafian
Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.
]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/11/bantu-kelompok-ternak-ini-komitmen-pt-ana-perkuat-ketahanan-pangan-di-lingkar-sawit/feed/ 0 22963
BRIN Dukung Program Konservasi Keanekaragaman Hayati Indonesia https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/10/brin-dukung-program-konservasi-keanekaragaman-hayati-indonesia/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/10/brin-dukung-program-konservasi-keanekaragaman-hayati-indonesia/#respond Wed, 10 Jun 2026 02:53:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22951 Liputan6.com, Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai, program konservasi Astra Agro menjadi langkah positif dalam mendukung pencapaian target biodiversitas atau keanekaragaman hayati nasional.

Sekretaris Eksekutif Sekretariat Kewenangan Ilmiah Keanekaragaman Hayati BRIN Ruliyana Susanti menyampaikan, berbagai inisiatif yang dijalankan Astra Agro, mulai dari perlindungan area bernilai konservasi tinggi, pemantauan biodiversitas dan rehabilitasi ekosistem, merupakan kontribusi yang relevan dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.

“BRIN mengapresiasi keterbukaan Astra Agro dalam memperlihatkan praktik pengelolaan dan konservasi keanekaragaman hayati yang diterapkan di area operasional perusahaan,” ujar Ruliyana dalam keterangannya di Jakarta, melansir Antara, Minggu (7/6/2026).

Dia mengatakan, BRIN melakukan kunjungan lapangan ke area operasional Astra Agro di Kalimantan Tengah pada 4-5 Juni 2026.

Ruliyana menjelaskan, kunjungan ini bagian dari kajian mengenai kontribusi sektor swasta terhadap pencapaian target keanekaragaman hayati nasional dan global, khususnya Target 15 Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework (KMGBF) serta Target Nasional 18 dalam Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025–2045.

Pelestarian Biodiversitas Indonesia

Menurut Ruliyana, kegiatan tersebut juga sekaligus mendukung pengumpulan data dan dokumentasi kontribusi sektor swasta dalam pelestarian biodiversitas Indonesia.

“Kolaborasi antara lembaga riset dan sektor swasta penting untuk memperkaya data, pengetahuan, serta praktik baik yang dapat mendukung pengambilan kebijakan berbasis sains dan memperkuat pencapaian target konservasi nasional,” papar Ruliyana yang dalam kunjungannya didampingi Prof Gono Semiadi, selaku anggota tim nasional penulis Natrep 7 dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi.

Sementara itu, Direktur Operasional Area Kalimantan Tengah Astra Agro Hubbal Khoir Sembiring mengatakan kunjungan BRIN menjadi wujud keterbukaan perusahaan dalam memperlihatkan implementasi komitmen keberlanjutan yang dijalankan di lapangan.

“Dalam industri kelapa sawit, isu seperti deforestasi, perlindungan habitat, pengelolaan gambut, pencegahan kebakaran lahan, pengurangan emisi, dan ketertelusuran rantai pasok menjadi perhatian utama para pemangku kepentingan,” ucap Hubbal.

Komitmen Perlindungan Biodiversitas

Karena itu, menurut Hubbal, Astra Agro memandang kunjungan ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan bahwa perlindungan biodiversitas telah menjadi bagian dari praktik operasional perusahaan.

“Melalui kunjungan ini, Astra Agro ingin memperlihatkan berbagai inisiatif konservasi yang telah dijalankan, sekaligus membuka ruang masukan dan kolaborasi agar upaya pelestarian keanekaragaman hayati dapat terus diperkuat,” terang dia.

Hubbal menambahkan, dalam pengelolaan keanekaragaman hayati, perusahaan melindungi dan mengelola area Nilai Konservasi Tinggi (NKT) dan Stok Karbon Tinggi (SKT), menjaga ekosistem alami seperti sempadan sungai, hutan sekunder, dan lahan gambut, serta memastikan tidak ada pengembangan pada area yang teridentifikasi memiliki nilai konservasi atau stok karbon tinggi.

“Perseroan juga memperkuat pemantauan biodiversitas melalui inventarisasi dan pencatatan flora serta fauna di area operasional,” kata dia.

“Kegiatan ini menjadi dasar untuk menilai tren keanekaragaman hayati, mengidentifikasi spesies kunci, serta mengevaluasi efektivitas pengelolaan kawasan konservasi,” sambung Hubbal.

Sepanjang 2025, Astra Agro mencatat pemantauan terhadap 1.579 spesies flora dan 755 spesies fauna. Pada periode yang sama, perseroan merehabilitasi 193,09 hektare area melalui penanaman 49.390 pohon.

“Melalui kunjungan BRIN, Astra Agro berharap praktik konservasi yang telah dijalankan dapat memperkaya kajian ilmiah mengenai kontribusi sektor swasta terhadap target keanekaragaman hayati nasional dan global,” terang Hubbal.

“Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa industri sawit dapat mengambil peran dalam agenda konservasi melalui pengelolaan yang mengedepankan keterbukaan, ketertelusuran, dan tanggung jawab lingkungan,” tandas dia.

Sumber: Liputan 6

Penafian
Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.
]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/10/brin-dukung-program-konservasi-keanekaragaman-hayati-indonesia/feed/ 0 22951
Astra Agro Goes to Campus, Berbagi Praktik Sawit Berkelanjutan di Universitas Andalas https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/04/astra-agro-goes-to-campus-berbagi-praktik-sawit-berkelanjutan-di-universitas-andalas/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/04/astra-agro-goes-to-campus-berbagi-praktik-sawit-berkelanjutan-di-universitas-andalas/#respond Thu, 04 Jun 2026 08:36:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22929 TRIBUNPALU.COM – PT Astra Agro Lestari Tbk berbagi pengalaman dan pemahaman tentang industri kelapa sawit Indonesia kepada para mahasiswa di Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Kamis (4/6).

Pengelolaan komoditas strategis nasional ini harus mampu menjawab tantangan masa depan melalui praktik-praktik keberlanjutan. Direktur Agronomy and Sustainability PT Astra Agro Lestari Tbk, Bandung Sahari hadir sebagai pemateri memaparkan tentang menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam mengoperasikan perkebunan kelapa sawit.

Adapun materi utama yang diulas mengenai pendekatan modern dalam mengelola organisme pengganggu tanaman secara efektif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
Menurut Bandung, industri sawit Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Di satu sisi, kebutuhan minyak nabati dunia terus meningkat seiring pertumbuhan populasi global.

Di sisi lain, industri dituntut untuk meningkatkan produktivitas dengan tetap mendukung aspek pelestarian lingkungan dan penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan.
“Ke depan, tantangan industri sawit ialah mampu menghasilkan produksi yang tinggi sekaligus menjaga ekosistem perkebunan agar tetap mengedepankan biodiversitas. Karena itu, peningkatan produktivitas harus berjalan beriringan dengan penerapan prinsip keberlanjutan, inovasi teknologi, dan pengelolaan lingkungan yang baik,” ujar Bandung.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan hama merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga produktivitas tanaman kelapa sawit. Namun dalam praktik modern, pengendalian hama tidak lagi semata-mata mengandalkan penggunaan pestisida, melainkan dilakukan melalui pendekatan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang mengedepankan keseimbangan ekosistem dan pemanfaatan teknologi.

Astra Agro juga memanfaatkan musuh alami dari predator, parasitoid maupun entomopatogen dalam pengendalian hayati sehingga terjadi keseimbangan dan tidak mencemari lingkungan dalam mengendalikan hama.

Dalam pengelolaan hama, Astra Agro mengedepankan sistem deteksi dini (Early Warning System) yang memungkinkan perusahaan melakukan pemantauan populasi hama secara cepat dan akurat sebelum berkembang menjadi serangan yang berpotensi menurunkan produktivitas tanaman.
Bandung menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan hama sangat bergantung pada kemampuan perusahaan memahami kondisi ekosistem secara menyeluruh.

Oleh karena itu, Astra Agro secara konsisten mengembangkan pendekatan biologis yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan musuh alami dan agen hayati.
Salah satunya adalah pemanfaatan serangga predator Sycanus untuk mengendalikan populasi ulat pemakan daun yang menjadi salah satu hama utama tanaman kelapa sawit.

Penggunaan agen hayati ini terbukti membantu menekan tingkat serangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia.
Selain itu, perusahaan juga memanfaatkan jamur Metarhizium anisopliae sebagai agen pengendali biologis kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) serta mengembangkan populasi burung hantu (Tyto alba) sebagai predator alami hama tikus di perkebunan.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mengurangi penggunaan bahan kimia di lapangan.

“Prinsip yang kami pegang adalah menjaga populasi hama tetap berada pada tingkat yang terkendali tanpa menghilangkan keseimbangan alam. Karena itu, konservasi biodiversitas dan pemanfaatan agen hayati menjadi bagian penting dalam strategi pengelolaan hama yang kami jalankan,” jelas Bandung.

Adapun Bandung menilai keterlibatan dunia industri dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi menjadi sangat penting untuk menjembatani kebutuhan akademik dengan tantangan nyata di lapangan.

“Mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin industri perkebunan Indonesia di masa depan. Karena itu, kami berharap pengalaman dan praktik baik yang dijalankan perusahaan dapat menjadi tambahan wawasan bagi mahasiswa agar memiliki perspektif yang lebih komprehensif mengenai produktivitas, inovasi, dan keberlanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Dr. Ir. Eka Candra Lina, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi Astra Agro dalam kegiatan Praktisi Mengajar yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung dari dunia industri.

Menurut Eka, materi yang disampaikan Astra Agro juga sejalan dengan kekhasan yang dikembangkan Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Andalas, yakni pengelolaan organisme pengganggu tanaman (OPT) berbasis produk ramah lingkungan.

Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung sistem perlindungan tanaman yang efektif sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Visi Program Studi Proteksi Tanaman adalah menjadi program studi yang unggul dan berkarakter dalam pendidikan, penelitian kolaboratif, serta pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung pengembangan perlindungan tanaman yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Karena itu, materi mengenai pengendalian hayati, konservasi biodiversitas, dan penerapan prinsip keberlanjutan yang disampaikan Astra Agro sangat relevan dengan arah pengembangan keilmuan yang kami bangun,” ujar Eka.

Kegiatan ini, menurut Eka memberikan nilai tambah yang sangat besar bagi mahasiswa karena mereka tidak hanya mempelajari konsep dan teori di ruang kuliah, tetapi juga memahami bagaimana prinsip-prinsip pengelolaan hama terpadu, keberlanjutan, konservasi lingkungan, hingga pemanfaatan teknologi diterapkan secara nyata dalam skala industri.

Praktik-praktik tersebut memiliki relevansi yang sangat kuat dengan upaya mendukung ketahanan pangan nasional serta pembangunan sektor perkebunan yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Kami berharap sinergi antara perguruan tinggi dan industri seperti ini dapat terus diperkuat sehingga mampu melahirkan generasi profesional yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang baik, tetapi juga memahami pentingnya keberlanjutan dalam pembangunan pertanian Indonesia,” tambahnya.

Melalui kegiatan Praktisi Mengajar ini, Universitas Andalas dan Astra Agro menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi penerus yang mampu membawa industri sawit Indonesia tumbuh secara produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
Sejalan dengan semangat “Sinergi Bumi dan Manusia untuk Satu Indonesia”, Astra Agro meyakini bahwa pembangunan industri sawit berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan inovasi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang akan mengelolanya di masa depan.

Sumber: Tribun News

Penafian
Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.
]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/04/astra-agro-goes-to-campus-berbagi-praktik-sawit-berkelanjutan-di-universitas-andalas/feed/ 0 22929
Cegah Kebakaran Sejak Dini, PT SLS Bekali Pemuda Siskamling Pelatihan Damkar https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/26/cegah-kebakaran-sejak-dini-pt-sls-bekali-pemuda-siskamling-pelatihan-damkar/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/26/cegah-kebakaran-sejak-dini-pt-sls-bekali-pemuda-siskamling-pelatihan-damkar/#respond Tue, 26 May 2026 08:33:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22865 PELALAWAN – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran terus dilakukan perusahaan kelapa sawit PT Sari Lembah Subur (SLS) melalui pelatihan dan simulasi penanggulangan kebakaran bagi pemuda siskamling di Desa Beringin Makmur, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Kegiatan bertajuk “Sigap Sebelum Si Jago Merah Datang” tersebut menjadi bagian kontribusi perusahaan dalam memperkuat edukasi mitigasi kebakaran di tingkat masyarakat, khususnya bagi generasi muda yang berperan sebagai garda terdepan keamanan lingkungan.

Di sela kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (5/5), Kepala Desa Beringin Makmur, Sulhan Nasution, mengapresiasi inisiatif PT SLS yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam meningkatkan pemahaman serta kesiapan menghadapi situasi darurat kebakaran.

“Terima kasih kepada pihak perusahaan atas edukasi dan simulasi yang diberikan. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, terutama dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran di rumah tangga, agar tidak panik dan mampu melakukan penanganan awal dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan ini dilatarbelakangi masih tingginya potensi kebakaran di lingkungan permukiman yang umumnya disebabkan korsleting listrik, kebocoran gas, maupun kelalaian penggunaan api. Di sisi lain, kemampuan masyarakat dalam melakukan pencegahan dan penanganan awal dinilai masih perlu diperkuat.

Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali pengetahuan dasar mengenai penyebab kebakaran, langkah pencegahan dini, hingga praktik penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dan teknik penanganan awal sebelum tim pemadam tiba di lokasi.

Asisten Fire Protection PT SLS, Tofan Hidayat, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya tanggap darurat di lingkungan masyarakat.

“Pemuda siskamling adalah ujung tombak di lingkungan. Dengan pelatihan ini, kami membekali mereka agar mampu bertindak cepat, tepat, dan tidak panik saat terjadi kebakaran. Pencegahan dan penanganan awal adalah kunci utama menyelamatkan jiwa dan harta benda,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan siap menghadapi risiko kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun wilayah sekitar operasional perusahaan.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pemuda siskamling dengan tim pemadam perusahaan agar penanganan keadaan darurat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bhabinkamtibmas Desa Beringin Makmur, Aipda Masnur, serta tim Sustainability PT SLS yang terdiri dari Hanafi Febriancahya, Lail Muhammad Saddam, dan Sony Noer Afzan.

Melalui kegiatan edukasi dan simulasi ini, PT SLS berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kebakaran dapat terus meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih tanggap, aman, dan siap siaga menghadapi potensi bencana kebakaran di masa mendatang.

Sumber: Halloriau.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/26/cegah-kebakaran-sejak-dini-pt-sls-bekali-pemuda-siskamling-pelatihan-damkar/feed/ 0 22865
Astra Agro Raih Penghargaan CSR Nasional 2026 https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/26/astra-agro-raih-penghargaan-csr-nasional-2026/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/26/astra-agro-raih-penghargaan-csr-nasional-2026/#respond Tue, 26 May 2026 03:25:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22858 Jakarta, SAWIT INDONESIA — PT Astra Agro Lestari Tbk meraih penghargaan 8th Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026 kategori Palm Oil yang diselenggarakan The Iconomics Media. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi Astra Agro dalam menjalankan program CSR yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.
Program CSR Astra Agro dinilai komprehensif karena mencakup sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga mitigasi perubahan iklim.

Astra Agro menjalankan empat pilar utama CSR, yakni Astra Kreatif, Astra Cerdas, Astra Sehat, dan Astra Hijau yang fokus pada pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan masyarakat, serta pelestarian lingkungan.

CSR Manager Astra Agro, Joko Subagio mengatakan, seluruh program tersebut dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pembangunan sosial, dan pelestarian lingkungan.

“Melalui empat pilar program CSR tersebut, perusahaan berharap dapat menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pembangunan sosial, dan kelestarian lingkungan, sekaligus menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Melalui penghargaan ini, Astra Agro semakin menegaskan posisinya sebagai perusahaan agribisnis yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga aktif menghadirkan kontribusi sosial bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono menegaskan, CSR kini harus menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan melalui pendekatan community development yang konsisten dan berkesinambungan. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan survei terhadap 10.000 responden di 10 kota besar Indonesia.

Founder & CEO The Iconomics Media, Bram S. Putro berharap ajang ini mendorong implementasi CSR yang lebih kolaboratif dan strategis.

Sumber: Sawitindonesia.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/26/astra-agro-raih-penghargaan-csr-nasional-2026/feed/ 0 22858
Astra Agro Dianugerahi Penghargaan 8th Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026 https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/26/astra-agro-dianugerahi-penghargaan-8th-indonesia-csr-brand-equity-awards-2026/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/26/astra-agro-dianugerahi-penghargaan-8th-indonesia-csr-brand-equity-awards-2026/#respond Tue, 26 May 2026 03:11:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22854 Jakarta, 21 Mei 2026 — PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) dianugerahi penghargaan bergengsi 8th Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026 yang diselenggarakan The Iconomics Media pada kategori Palm Oil. Astra Agro dinilaitelah menjalankan beragam program Corporate Social Responsibility (CSR) yang komprehensif, mencakup pilarlingkungan, sosial, ekonomi, kesehatan, iklim, dan pendidikan.

Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Agus Jabo Priyonomenyampaikan, bahwa CSR memiliki posisi yang sangatstrategis, tidak lagi dipandang sekadar kewajiban administratifatau kegiatan karitatif sesaat, tetapi harus menjadi bagian daristrategi pembangunan nasional, pembangunan sosialberkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Dunia usaha diharapkan mentransformasikan program CSR dari model charity menjadi community development yang dijalankan secara konsisten dan berkesinambungan untukmenjadi jembatan utama menuju masyarakat yang mandiri dansejahtera. Kekuatan terbesar kita adalah gotong royong, ketikapemerintah, pelaku usaha, media, akademisi dan masyarakatbergerak bersama, maka berbagai persoalan sosial bangsa dapatkita atasi dengan lebih cepat dan lebih tepat sasaran,” tambah Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono.

Founder & CEO The Iconomics Media, Bram S. Putro, padasambutan pembuka menyampaikan, dengan terselenggaranyaforum dan award ini bisa semakin mendorong dunia CSR menuju model kolaboratif, strategis, berdampak danberkesinambungan.

“Selamat kepada para pelaku usaha yang menerima awarding Indonesia Best CSR Award 2026, penganugerahan ini dinilailangsung oleh para penerima manfaat melalui survei terhadap10.000 responden di 10 kota besar Indonesia berdasarkanpengukuran dua dimensi utama, yaitu CSR Activity Awarenessdan CSR Image,” tambah Director of Brand Research and Strategy The Iconomics Media, Alex Mulya.

Penghargaan untuk Astra Agro ini semakin menegaskanterciptanya hubungan yang harmonis antara perusahaan, masyarakat dan lingkungan, dengan memberikan kontribusinyata yang mendukung pembangunan berkelanjutan danpeningkatan kesejahteraan sosial.

Astra Agro Lestari secara konsisten menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui empat pilarutama, yaitu Astra Kreatif (Program Ekonomi), Astra Cerdas(Program Pendidikan), Astra Sehat (Program Kesehatan), danAstra Hijau (Program Lingkungan) yang dirancang untukmemberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sesuaidengan kebutuhan serta potensi wilayah masing-masing.

Astra Kreatif merupakan program pemberdayaan ekonomimasyarakat yang berfokus pada pengembangan potensi wilayahdan kearifan lokal guna menciptakan peluang usaha, meningkatkan produktivitas, serta mendorong kemandirianekonomi masyarakat. Astra Cerdas diarahkan pada peningkatankualitas pendidikan melalui penguatan mutu sekolah, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, serta penyediaan saranapendidikan yang selaras dengan tujuan pendidikan nasional. Astra Sehat hadir sebagai upaya meningkatkan kualitaskesehatan masyarakat melalui program promotif, preventif, edukatif, dan pendampingan kesehatan secara berkelanjutan. Sementara itu, Astra Hijau menjadi wujud kepedulianperusahaan bersama masyarakat dalam menjaga kelestarianlingkungan melalui program konservasi, pengelolaanlingkungan, dan penerapan semangat Go Green secaraberkelanjutan.

“Melalui empat pilar program CSR tersebut, perusahaanberharap dapat menciptakan keseimbangan antara pertumbuhanekonomi, pembangunan sosial, dan kelestarian lingkungan, sekaligus menghadirkan solusi nyata terhadap berbagaitantangan yang dihadapi masyarakat,” ujar CSR Manager Joko Subagio.

Astra Agro terus berkomitmen memperkuat posisi sebagaiperusahaan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, melainkan turut hadir memberikan kebermanfaatan bagi negerimelalui sektor agribisnis.(*)

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/26/astra-agro-dianugerahi-penghargaan-8th-indonesia-csr-brand-equity-awards-2026/feed/ 0 22854
Astra Agro Kembali Raih CSR Brand Equity Awards 2026 atas Dampak Nyata bagi Ribuan Masyarakat https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/25/astra-agro-kembali-raih-csr-brand-equity-awards-2026-atas-dampak-nyata-bagi-ribuan-masyarakat/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/25/astra-agro-kembali-raih-csr-brand-equity-awards-2026-atas-dampak-nyata-bagi-ribuan-masyarakat/#respond Mon, 25 May 2026 09:54:37 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22812 Di tengah tuntutan perhatian dunia terhadap praktik bisnis berkelanjutan, narasi inspiratif lahir dari korporasi yang menempatkan hati dan nilai kemanusiaan sebagai fondasi utamanya. Keberhasilan sebuah korporasi juga tercermin dari sejauh mana kehadirannya mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan di sekitarnya. 

Penghargaan yang baru saja diterima Astra Agro dalam ajang The Best Corporate Transparency and Emission Reduction Awards 2026 menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan. Dalam penghargaan yang diselenggarakan oleh Investortrust.id tersebut, Astra Agro meraih dua apresiasi sekaligus, yakni Green Achievement in Emission Reduction dan Diamond Achievement in Emission Transparency.

Pengakuan ini diberikan kepada perusahaan yang dinilai mampu menunjukkan langkah nyata dalam pengurangan emisi sekaligus mengedepankan keterbukaan informasi yang terverifikasi sebagai bagian dari praktik bisnis yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Bagi Astra Agro, penghargaan tersebut bukan hanya tentang capaian perusahaan, tetapi juga refleksi dari komitmen jangka panjang untuk tumbuh bersama masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah operasional.

Sepanjang tahun 2025, Astra Agro memperkuat kepeduliannya terhadap masyarakat melalui empat pilar utama Corporate Social Responsibility (CSR), yakni ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan. Melalui implementasi program CSR tersebut, perusahaan berhasil menjangkau 256 desa di 51 kecamatan, 20 kabupaten, dan delapan provinsi dengan pendekatan yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat.

Dampak program pengembangan masyarakat pun terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2025, jumlah penerima manfaat mencapai 142.625 orang, meningkat dibandingkan tahun 2024 sejumlah 135.997 orang dan tahun 2023 sejumlah 131.521 orang. Capaian ini menjadi bagian dari langkah besar Astra Agro menuju target kumulatif 200.000 penerima manfaat pada tahun 2030.

Di bidang ekonomi, Astra Agro menghadirkan program Astra Kreatif yang membina 230 kelompok usaha produktif dengan total penerima manfaat mencapai 2.081 jiwa. Program ini menjadi ruang tumbuh bagi masyarakat untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus membuka peluang usaha berbasis potensi lokal.

Pada pilar kesehatan, melalui program Astra Sehat, perusahaan menghadirkan 335 posyandu yang aktif memberikan layanan kepada ribuan kader kesehatan, balita, ibu hamil, hingga lansia. Kehadiran program ini tidak hanya memperkuat akses layanan kesehatan dasar, tetapi juga membangun kesadaran hidup sehat di lingkungan masyarakat sekitar perusahaan.

Sementara itu, melalui pilar pendidikan atau Astra Cerdas, perusahaan terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dengan memberikan insentif, pelatihan, hingga beasiswa bagi ratusan sekolah, guru, dan siswa. Dukungan tersebut diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

Kepedulian terhadap lingkungan juga diwujudkan melalui Astra Hijau. Sepanjang 2025, Astra Agro memperkuat pembinaan kader lingkungan, kampanye pengurangan sampah plastik, serta melakukan penanaman sebanyak 25.121 pohon di berbagai wilayah operasional perusahaan. Seluruh program tersebut dipantau secara berkala guna memastikan efektivitas, akuntabilitas, dan keberlanjutan dampak yang dihasilkan.

Komitmen sosial Astra Agro juga tercermin dalam program pengembangan komunitas adat Suku Anak Dalam (Orang Rimba). Bersama Forum Kemitraan Pembangunan Sosial Suku Anak Dalam (FKPS-SAD), perusahaan secara konsisten menjalankan program terpadu yang mencakup pembangunan bagi 331 keluarga atau 1.252 jiwa, akses pendidikan untuk 412 anak, layanan kesehatan termasuk keluarga berencana dan pengobatan, hingga dukungan administrasi kependudukan berupa penerbitan 898 KTP serta fasilitasi berbagai bantuan sosial pemerintah.

Tidak hanya itu, perusahaan turut mendukung 37 keluarga di kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas melalui pembangunan rumah tradisional dan penguatan budidaya tanaman. Astra Agro juga mengembangkan Agricultural Learning Center (ALC) di Suluh Rimbo Sikar dan Suluh Rimbo Air Panas sebagai sarana peningkatan kapasitas pertanian komunitas.

Seluruh langkah keberlanjutan tersebut berakar pada filosofi Catur Dharma Astra yang menegaskan bahwa keberhasilan bisnis harus berjalan seiring dengan kontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan. Nilai tersebut diterjemahkan Astra Agro melalui Triple-P Roadmap yang mencakup Portfolio, People, dan Public Contribution dengan Governance sebagai fondasi utama tata kelola perusahaan yang berintegritas.

Melalui pilar Portfolio, Astra Agro mendorong transformasi menuju praktik agrobisnis yang efisien, rendah karbon, dan berbasis inovasi teknologi. Pilar People memastikan kesejahteraan, keselamatan, serta pengembangan kompetensi seluruh karyawan sebagai kekuatan kolektif perusahaan. Sedangkan Public Contribution diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, konservasi keanekaragaman hayati, dan kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan shared value bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.

Penghargaan ini sekaligus mempertegas bahwa keberlanjutan bagi Astra Agro diwujudkan melalui inovasi bisnis dan pengurangan emisi, juga lewat upaya menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dari waktu ke waktu.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/25/astra-agro-kembali-raih-csr-brand-equity-awards-2026-atas-dampak-nyata-bagi-ribuan-masyarakat/feed/ 0 22812
Perkuat Akses Mobilitas Warga, PT KTU Lakukan Perbaikan Infrastruktur Jalan https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/25/perkuat-akses-mobilitas-warga-pt-ktu-lakukan-perbaikan-infrastruktur-jalan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/25/perkuat-akses-mobilitas-warga-pt-ktu-lakukan-perbaikan-infrastruktur-jalan/#respond Mon, 25 May 2026 08:27:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22861 Siak,detikriaunews.com. Kontribusi perusahaan kelapa sawit PT Kimia Tirta Utama (KTU) dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata. Salah satunya lewat kegiatan perbaikan Jalan Simpang Astra Pos 1 di Kampung Pangkalan Pisang, kecamatan Koto Gasib, kabupaten Siak, Kamis (7/5/2026).

Perbaikan jalan tersebut, merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat akan akses infrastruktur yang layak dan aman digunakan. Jalan itu diketahui menjadi salah satu jalur utama yang digunakan masyarakat Kampung Pangkalan Pisang menuju jalan poros kabupaten, sehingga keberadaannya memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sehari-hari.

Apresiasi terhadap langkah PT KTU disampaikan Camat Koto Gasib, Wendy Masrizal. Menurutnya, kontribusi perusahaan dirasakan langsung oleh masyarakat karena jalan tersebut merupakan akses vital penghubung warga menuju jalan utama kabupaten.

“Kami mengapresiasi PT KTU yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Kampung Pangkalan Pisang melalui perbaikan jalan di Simpang Astra Pos 1. Jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat dan dampak perbaikannya sangat dirasakan oleh pengguna jalan,” ungkap Wendy.

Menurutnya, PT KTU telah banyak memberikan kontribusinya bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan maupun dukungan infrastruktur untuk masyarakat sekitar.

Manajemen PT KTU, Teddy Yohendra Siregar, menyampaikan bahwa perusahaan terus berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata melalui berbagai bentuk dukungan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Jalan Simpang Astra Pos 1 merupakan jalur utama bagi sebagian masyarakat Kampung Pangkalan Pisang, sehingga menjadi perhatian kami untuk memastikan kondisinya tetap baik dan dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat,” ujar Teddy.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, PT KTU melalui Kepala Teknik dan Asisten Infrastruktur menurunkan personel, material sirtu dan batu pecah, serta alat berat berupa compactor dan lima unit dump truck guna mempercepat proses perbaikan jalan.

Selain melakukan perbaikan, perusahaan juga secara konsisten melaksanakan penyiraman jalan sebagai upaya menciptakan kenyamanan masyarakat pengguna jalan, khususnya untuk mengurangi paparan debu saat musim panas.

“Perbaikan ini dilakukan agar kondisi jalan kembali optimal dan aman digunakan masyarakat. Kami berharap keberadaan infrastruktur yang baik dapat membantu memperlancar aktivitas warga sehari-hari,” tambah Teddy.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi PT KTU dalam menghadirkan sinergi bumi dan manusia, untuk satu Indonesia melalui hubungan harmonis dan kolaboratif bersama masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

Melalui sinergi yang terus dibangun bersama masyarakat dan pemerintah setempat, situasi kondusif serta hubungan yang saling mendukung akan tercipta demi kemajuan bersama dan pembangunan yang berkelanjutan.(HUT)

Sumber: Detik.riannews.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/25/perkuat-akses-mobilitas-warga-pt-ktu-lakukan-perbaikan-infrastruktur-jalan/feed/ 0 22861
PT GSPP dukung terwujudnya kemandirian ekonomi warga Sungai Pakit https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/21/pt-gspp-dukung-terwujudnya-kemandirian-ekonomi-warga-sungai-pakit/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/21/pt-gspp-dukung-terwujudnya-kemandirian-ekonomi-warga-sungai-pakit/#respond Thu, 21 May 2026 01:24:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22832 Pangkalan Bun (ANTARA) – PT Gunung Sejahtera Puti Pesona (GSPP) Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menunjukkan komitmennya hadir untuk masyarakat dengan menyalurkan bantuan berupa 1.000 ekor bibit ikan nila dan tujuh sak pakan ikan.

“Melalui penyaluran ini, kami ingin mendukung masyarakat agar memiliki sumber ekonomi yang produktif dan berkelanjutan,” kata Manajemen PT GSPP Azizul Husni Reza di Pangkalan Bun, Kamis.

Bantuan tersebut disalurkan PT GSPP kepada Kelompok Pokdakan Ulam Panguripan Desa Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Dia mengatakan, bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan budi daya ikan air tawar yang selama ini dijalankan masyarakat melalui keramba di embung desa. Program tersebut menyasar 14 kepala keluarga yang tergabung dalam Pokdakan Ulam Panguripan.

Penyaluran tersebut merupakan program CSR Astra Kreatif bidang ekonom dan dengan ini pihaknya menegaskan untuk terus memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Dengan penyerahan ini PT GSPP hadir untuk mendukung terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat dari sektor yang dekat dengan kehidupan, memiliki potensi pasar dan dapat terus dikembangkan secara bertahap.
“Perusahaan ingin memastikan keberadaan PT GSPP dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat sekitar,” ucapnya.
Menurutnya, program CSR tidak boleh berhenti pada kegiatan pemberian bantuan, tetapi harus diarahkan untuk mendorong masyarakat memiliki kemampuan ekonomi lebih mandiri.

“Bantuan bibit ikan dan pakan ini jika dikelola dengan baik oleh kelompok, dampaknya dapat berkembang menjadi peningkatan hasil budi daya, tambahan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi desa,” ungkapnya.

Husni Reza menyampaikan, pihaknya memandang masyarakat sekitar sebagai bagian penting dari keberlanjutan perusahaan.

Bagi perusahaan, pemberdayaan ekonomi desa bukan hanya tentang memberi bantuan, tetapi tentang membangun kepercayaan, memperkuat kapasitas warga dan menciptakan peluang agar masyarakat dapat tumbuh bersama secara berkelanjutan.

Oleh sebab itu, perusahaan berkomitmen terus menjalankan program sosial yang tidak hanya menjawab kebutuhan sesaat, tetapi juga memberi ruang bagi masyarakat untuk tumbuh, berdaya dan memperoleh manfaat jangka panjang.

“Kami percaya keberhasilan perusahaan harus berjalan bersama dengan kemajuan masyarakat. Semakin kuat ekonomi masyarakat desa, semakin besar pula nilai keberadaan perusahaan bagi lingkungan sekitarnya,” tuturnya.
Progam CSR tersebut juga mendapat respon positif dan apresiasi dari Kepala Desa Sungai Pakit dan juga Ketua Pokdakan Ulam Panguripan.

Kepala Desa Sungai Pakit Kusairi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas perhatian PT GSPP terhadap masyarakat desa.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi dorongan positif bagi warga yang selama ini berupaya mengembangkan budi daya ikan air tawar di embung desa.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kelompok pembudi daya ikan, karena dapat membantu mereka meningkatkan kegiatan usaha yang sudah berjalan. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Pokdakan Ulam Panguripan Dedi Irwansyah mengungkapkan bantuan bibit dan pakan ikan dari PT GSPP sangat membantu anggota kelompok dalam menjalankan kegiatan budi daya.

Dia berharap dukungan tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi anggota kelompok untuk mengelola keramba secara lebih serius dan berkelanjutan.

“Semoga ke depan hasil budi daya kami semakin baik dan bisa memberikan tambahan penghasilan bagi anggota kelompok,” demikian Dedi Irwansyah.

Sumber: Antara News

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/21/pt-gspp-dukung-terwujudnya-kemandirian-ekonomi-warga-sungai-pakit/feed/ 0 22832
Entitas Usaha Astra Agro PT BCL, Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Lewat Astra Sehat https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/20/pt-bcl-perkuat-layanan-kesehatan-desa-lewat-astra-sehat-dukung-percepatan-penurunan-stunting/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/20/pt-bcl-perkuat-layanan-kesehatan-desa-lewat-astra-sehat-dukung-percepatan-penurunan-stunting/#respond Wed, 20 May 2026 01:52:57 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22781 Kalselhits.com, Barito Timur — Di tengah tingginya perhatian nasional terhadap isu stunting dan kualitas kesehatan masyarakat, astra-agro.co.id⁠ terus memperkuat kontribusi sosialnya melalui program Astra Sehat yang menyasar masyarakat desa di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Melalui pembinaan terhadap 17 Posyandu di delapan desa, PT BCL membangun ekosistem layanan kesehatan berbasis masyarakat yang lebih terstruktur, aktif, dan berkelanjutan. Program tersebut dijalankan dengan pendekatan kolaboratif bersama pemerintah desa, fasilitas kesehatan, hingga kader Posyandu agar pelayanan kesehatan dasar dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan konsisten.

Delapan desa binaan tersebut terdiri dari empat desa di wilayah Kabupaten Barito Timur, yakni Desa Kotam, Lalap, Bentot, dan Mawani. Sementara empat desa lainnya berada di Kabupaten Tabalong, yaitu Desa Bintang Ara, Kambitin Raya, Wayau, dan Gerunggang.

Perwakilan Management Area Kalimantan Selatan PT BCL, Agus Budiarto, mengatakan perusahaan meyakini keberlanjutan hanya dapat tercipta ketika pertumbuhan bisnis berjalan beriringan dengan meningkatnya kualitas hidup masyarakat sekitar.

“PT BCL ingin memastikan keberadaan perusahaan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami melihat Posyandu bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi masa depan desa. Karena itu, kami mendorong program kesehatan yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi mampu memperkuat kapasitas masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Agus, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjalankan program sosial perusahaan. Tantangan kesehatan masyarakat, khususnya stunting, dinilai tidak dapat diselesaikan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara perusahaan, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat desa.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan standar layanan Lima Meja Posyandu, mulai dari pendaftaran, penimbangan, pencatatan tumbuh kembang balita, penyuluhan gizi, pemberian makanan tambahan (PMT), hingga layanan kesehatan dasar dan imunisasi.

Tak hanya fokus pada bantuan jangka pendek, PT BCL juga mendorong penguatan kapasitas Posyandu agar mampu berkembang menjadi pusat edukasi kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Program Astra Sehat ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Astra Agro dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting yang masih menjadi tantangan pembangunan nasional. Perusahaan meyakini kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh kualitas kesehatan sejak usia dini.

Sepanjang tahun 2025, program Astra Sehat PT BCL telah memberikan manfaat kepada 812 penerima, terdiri dari 633 balita, 80 ibu hamil dan ibu menyusui, serta 99 kader Posyandu.

Kehadiran program tersebut mempertegas komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada operasional, tetapi juga pada pembangunan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah kerja.

“Bagi Astra Agro, keberlanjutan berarti menghadirkan kontribusi nyata yang mampu menciptakan perubahan jangka panjang. Inilah wujud komitmen kami untuk terus performing sekaligus transforming bersama masyarakat,” tambah Agus.

Melalui Astra Sehat, PT BCL menunjukkan bahwa peran perusahaan di tengah masyarakat tidak berhenti pada aktivitas bisnis semata. Lebih dari itu, perusahaan hadir sebagai bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui penguatan layanan kesehatan dari tingkat desa.

Sumber: Kalselhits.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/20/pt-bcl-perkuat-layanan-kesehatan-desa-lewat-astra-sehat-dukung-percepatan-penurunan-stunting/feed/ 0 22781
PT SINP-PBNA Tanggap Bencana, Bantuan Sembako Mengalir untuk Warga Terdampak Banjir Arut Utara https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/20/pt-sinp-pbna-tanggap-bencana-bantuan-sembako-mengalir-untuk-warga-terdampak-banjir-arut-utara/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/20/pt-sinp-pbna-tanggap-bencana-bantuan-sembako-mengalir-untuk-warga-terdampak-banjir-arut-utara/#respond Wed, 20 May 2026 01:27:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22836 Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada pemenuhan kebutuhan harian masyarakat.

Di tengah kondisi tersebut, PT Surya Indah Nusantara Pagi (PT SINP) dan PT Persada Bina Nusantara Abadi (PT PBNA) bergerak menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak, terutama masyarakat di tiga desa ring 1 sekitar wilayah operasional perusahaan di Kecamatan Arut Utara.

Banjir yang terjadi di wilayah Arut Utara berdampak pada aktivitas harian masyarakat, termasuk mobilitas warga dan pemenuhan kebutuhan pokok.

Kondisi tersebut mendorong PT SINP-PBNA untuk turut membantu melalui penyaluran bantuan sembako yang diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga selama masa banjir.

Program Nurani Astra

Kegiatan ini dilaksanakan melalui Program Nurani Astra sebagai salah satu bentuk perhatian perusahaan terhadap kondisi masyarakat sekitar.

Melalui program tersebut, PT SINP-PBNA berupaya hadir dan memberikan dukungan kepada warga yang sedang menghadapi situasi sulit akibat banjir.

Lurah Pangkut, Sayub Ata dan Camat Arut Utara, Sapiudin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan PT SINP-PBNA kepada masyarakat terdampak banjir. Pemerintah setempat menilai bantuan tersebut bermanfaat bagi warga, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok selama kondisi banjir.

Sapiudin menjelaskan bahwa banjir yang terjadi di wilayah tersebut dipengaruhi oleh intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Hujan di wilayah hulu turut berdampak pada wilayah hilir, sehingga menyebabkan peningkatan debit air di sejumlah kawasan. Dalam kondisi seperti ini, dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan, sangat membantu masyarakat yang terdampak.

Sementara itu, Manajemen PT SINP-PBNA, Purwanto, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar yang terdampak banjir.

“Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar yang mengalami musibah banjir. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Kami semua mendoakan agar kondisi ini segera membaik, air segera surut, dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” ujar Purwanto.

Purwanto menambahkan, masyarakat sekitar merupakan bagian penting dari lingkungan perusahaan. Oleh karena itu, PT SINP-PBNA berupaya untuk tetap memperhatikan kondisi warga di sekitar wilayah operasional, terutama ketika terjadi situasi darurat seperti banjir.

Ia menambahkan bahwa dalam pelaksanaannya, perusahaan juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Arut Utara, pemerintah kelurahan/desa, serta unsur masyarakat setempat agar bantuan dapat disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Melalui kegiatan ini, PT SINP-PBNA berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat terdampak banjir, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan. Bantuan sembako tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian perusahaan terhadap kondisi masyarakat sekitar yang sedang menghadapi situasi sulit.

Ke depan, PT SINP-PBNA akan terus berupaya menjaga hubungan baik dengan pemerintah setempat, lembaga adat, tokoh masyarakat, dan warga di Kecamatan Arut Utara. Melalui Program Nurani Astra, perusahaan berharap dapat terus terlibat dalam kegiatan sosial yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sumber: Radar Sampit

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/20/pt-sinp-pbna-tanggap-bencana-bantuan-sembako-mengalir-untuk-warga-terdampak-banjir-arut-utara/feed/ 0 22836
PT Karyanusa Ekadaya Dukung Pelestarian Tradisi Lomplai Dayak Wehea di Kutim https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/18/pt-karyanusa-ekadaya-dukung-pelestarian-tradisi-lomplai-dayak-wehea-di-kutim/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/18/pt-karyanusa-ekadaya-dukung-pelestarian-tradisi-lomplai-dayak-wehea-di-kutim/#respond Mon, 18 May 2026 08:39:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22772 PT KARYANUSA Ekadaya (KED) mendukung pelestarian tradisi adat Lomplai yang digelar masyarakat Dayak Wehea di Desa Diaq Lay, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Dukungan itu disampaikan dalam pelaksanaan pesta adat Mbob Jengea Puen Wehea atau Lomplai 2026 yang berlangsung di Lapangan Bola Desa Diaq Lay.

Lomplai merupakan tradisi syukuran panen masyarakat Dayak Wehea yang diwariskan secara turun-temurun. Ritual adat tersebut menjadi bentuk rasa syukur atas hasil panen padi sekaligus penghormatan terhadap alam dan leluhur yang selama ini dijaga masyarakat adat.

Manajemen PT KED, Muhammad Satria, mengatakan perusahaan memandang Lomplai bukan sekadar seremoni adat tahunan, melainkan bagian penting dari identitas budaya masyarakat Dayak Wehea di Kutai Timur.

“Sebagai bagian dari komunitas yang bertumbuh bersama masyarakat di wilayah Kutai Timur, kami memandang kegiatan ini bukan sekadar seremoni musiman, melainkan fondasi identitas yang memperkuat keharmonisan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta,” ujar Satria di Sangatta, Senin (18/5/2026).

Ia menegaskan PT KED berkomitmen menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat adat melalui dukungan terhadap pelestarian budaya dan kearifan lokal di sekitar wilayah operasional perusahaan. Menurut dia, sinergi bersama tokoh adat, pemerintah desa, dan unsur terkait akan terus dilakukan agar tradisi masyarakat tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

“Kami mengucapkan selamat merayakan pesta panen kepada warga Desa Diaq Lay. Semoga semangat gotong royong yang tercermin dalam rangkaian ritual ini dapat terus mempererat tali silaturahmi antara perusahaan dan masyarakat,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Lomplai diawali dengan musyawarah adat Ngalak Plai untuk menentukan waktu pelaksanaan ritual. Warga kemudian bersama-sama menyiapkan berbagai kebutuhan upacara adat, mulai dari lemang, pakaian adat, hingga perlengkapan tarian tradisional.

Prosesi dilanjutkan dengan ritual penyucian kampung dan pendirian Belanyung, yakni tiang kayu berhias yang menjadi simbol keagungan dalam adat Wehea. Tokoh adat bersama pemuda desa juga melaksanakan ritual Ngalak Pesat atau pengambilan air suci dari sungai yang digunakan dalam prosesi penyucian masyarakat.

Puncak acara diisi dengan penampilan Tari Hudoq dan Tari Tung Gereng yang menjadi bagian dari rangkaian ritual adat Lomplai. Selain itu, ritual Pekicung turut digelar sebagai bentuk penghormatan kepada dewi padi melalui persembahan yang dihanyutkan di atas rakit.

Kepala Adat Kutai Timur, Sung Hei, mengapresiasi masyarakat adat Wehea yang terus menjaga tradisi leluhur agar tetap hidup hingga saat ini. Menurut dia, kegiatan adat Mbob Jengea yang menjadi bagian dari Lomplai memiliki makna religius sekaligus simbol perjuangan masyarakat adat mempertahankan budaya di tengah arus modernisasi.

“Kami, selaku Tokoh Masyarakat Adat Wehea, mengucapkan Selamat Merayakan Lomplai 2026 kepada seluruh masyarakat adat Wehea serta jajaran pimpinan di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur,” ujar Sung Hei.

Melalui pelaksanaan Lomplai, masyarakat Dayak Wehea tidak hanya merayakan hasil panen, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan hubungan spiritual dengan alam yang diwariskan secara turun-temurun.

Sumber: pranala.co

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/18/pt-karyanusa-ekadaya-dukung-pelestarian-tradisi-lomplai-dayak-wehea-di-kutim/feed/ 0 22772
DSA dan KBA, Jejak Nyata Astra dalam Pemberdayaan Masyarakat https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/18/dsa-dan-kba-jejak-nyata-astra-dalam-pemberdayaan-masyarakat/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/18/dsa-dan-kba-jejak-nyata-astra-dalam-pemberdayaan-masyarakat/#respond Mon, 18 May 2026 06:35:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22880 Di banyak sudut Indonesia, kemajuan sering kali diukur dari gemerlap kota-kota besar. Padahal, di balik hamparan sawah, pesisir, hingga perkampungan yang jauh dari pusat keramaian, tersimpan kekuatan besar yang menjadi fondasi masa depan bangsa: masyarakat desa.

Berangkat dari keyakinan bahwa setiap desa memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang, lahirlah Desa Sejahtera Astra (DSA) dan Kampung Berseri Astra (KBA). Lebih dari sekedar program pendampingan, keduanya menjadi ruang kolaborasi yang membuka jalan bagi masyarakat untuk mengenali kekuatan yang mereka miliki, mengembangkannya, dan menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Di sejumlah desa, perubahan itu hadir melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Produk-produk khas yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan sekitar kini mampu menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan hingga mancanegara. Dari kerajinan tangan hingga hasil pertanian dan rempah-rempah, masyarakat desa diberi kesempatan untuk menunjukkan bahwa karya lokal memiliki nilai yang mampu bersaing di tingkat global.

Sementara itu, di berbagai kampung binaan, perubahan tumbuh melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan bersama. Warga belajar mengelola sampah, memanfaatkan ruang hijau, menjaga kebersihan lingkungan, hingga membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat. Perlahan namun pasti, kampung-kampung tersebut bertransformasi menjadi lingkungan yang lebih bersih, nyaman, produktif, dan tangguh menghadapi tantangan masa depan.

Yang paling penting, keberhasilan DSA dan KBA tidak hanya terlihat dari angka atau capaian program. Dampak nyatanya hadir dalam bentuk kesempatan kerja baru, meningkatnya keterampilan masyarakat, tumbuhnya rasa percaya diri warga, serta semakin kuatnya semangat gotong royong dalam membangun lingkungan mereka sendiri. Hingga kini, lebih dari 1.500 desa dan kampung telah menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

Pada akhirnya, pembangunan tidak selalu dimulai dari proyek besar. Sering kali, perubahan lahir dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama, dari masyarakat yang percaya pada potensi daerahnya, dan dari kolaborasi yang tumbuh dengan semangat yang sama. Desa Sejahtera Astra dan Kampung Berseri Astra menjadi bukti bahwa ketika masyarakat diberi ruang untuk berkembang, desa bukan hanya menjadi tempat tinggal, melainkan pusat lahirnya harapan, kemandirian, dan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.

Apa itu Desa Sejahtera Astra (DSA)?

DSA merupakan program pemberdayaan masyarakat desa yang berfokus pada pengembangan kewirausahaan berbasis potensi dan produk unggulan lokal. Program yang diluncurkan sejak 2018 ini mendorong desa untuk mengembangkan sektor pertanian, perikanan, pariwisata, kriya, dan budaya agar mampu menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Apa itu Kampung Berseri Astra (KBA)?

KBA adalah program pengembangan komunitas yang mengintegrasikan empat pilar kontribusi keberlanjutan Astra dalam satu wilayah binaan. Fokusnya adalah menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, cerdas, dan produktif melalui kolaborasi bersama masyarakat setempat.

Jejak Dampak DSA dan KBA di Indonesia

Pada 2024, Astra telah membina total 1.515 desa dan kampung melalui program DSA dan KBA. Dari jumlah tersebut, 145 lokasi telah menjadi bagian dari Program Kampung Iklim (PROKLIM) yang mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Selain itu, sepanjang 2024 terdapat penambahan 84 DSA baru dan 35 KBA baru.

Sebaran Desa Sejahtera Astra di Indonesia

Program DSA telah menjangkau berbagai wilayah Indonesia dengan distribusi terbesar berada di Pulau Jawa. Sebaran desa binaan DSA meliputi 751 desa di Jawa, 223 di Sumatra, 179 di Kalimantan, 168 di Bali dan Nusa Tenggara, 119 di Sulawesi, 72 di Maluku, dan 21 di Papua.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/18/dsa-dan-kba-jejak-nyata-astra-dalam-pemberdayaan-masyarakat/feed/ 0 22880
Idris Lambang: Good Agricultural Practices Astra Agro Bersama CPOPC, Dorong Kemajuan Petani Sawit https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/18/idris-lambang-good-agricultural-practices-astra-agro-bersama-cpopc-dorong-kemajuan-petani-sawit/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/18/idris-lambang-good-agricultural-practices-astra-agro-bersama-cpopc-dorong-kemajuan-petani-sawit/#respond Mon, 18 May 2026 01:46:26 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22757 Kelapa sawit tidak hanya sekadar komoditas bagi banyak masyarakat — ia telah menjadi bagian dari perjalanan hidup yang perlahan mengubah kesejahteraan keluarga. Dari kebun-kebun yang dulu dikelola secara sederhana, kini kelapa sawit hadir sebagai sumber penghidupan yang mampu memenuhi berbagai kebutuhan.

Di Kabupaten Pasangkayu, tanaman ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat. Setiap hari, para petani memanen tandan buah segar (TBS) dengan harapan sederhana: hasil yang cukup untuk menghidupi keluarga. Harapan itu kini semakin nyata.

“Rata-rata pendapatan petani di kelompok koperasi kami, satu orang bisa mencapai Rp 35 juta setiap bulan,” ujar Idris Lambang, Ketua Kelompok Tani Bina Bersama Lestari.

Bagi pria berusia 53 tahun tersebut, menjadi petani sawit adalah tentang perubahan hidup. Ia merasakan sendiri bagaimana penghasilan dari kebun mampu memberikan kepastian ekonomi bagi keluarganya—sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Sebelum menjadi ketua kelompok tani sawit, Idris bercerita sempat menjadi petani kakao, namun tidak bertahan lama karena tanaman kakao yang lebih rentan terhadap hama dan penyakit, biaya perawatan tinggi, serta harga jual yang tidak stabil. 

“Banyaknya kesulitan saat menjadi petani coklat, hingga akhirnya saya memutuskan beralih ke petani sawit. Sawit menawarkan pasar yang jelas dan keuntungan jangka panjang yang lebih pasti,” ungkapnya.

Bersama anggota kelompoknya, Idris kini dapat memanen dan menjual hasil kebun hampir setiap hari. Dalam sebulan, produksi mereka bisa mencapai 1.000 hingga 1.100 ton TBS. Hasil panen tersebut kemudian dijual ke PT Letawa anak usaha Astra Agro, perusahaan perkebunan yang telah menjadi mitra mereka selama hampir dua dekade atau 19 tahun lamanya.

Kemitraan ini membawa perubahan besar. Dulu, petani sering menghadapi kesulitan menjual hasil panen. Kualitas buah yang belum optimal serta keterbatasan pengetahuan tentang budidaya menjadi tantangan utama. Kini, melalui koperasi dan pendampingan perusahaan, akses pasar menjadi lebih terbuka dan terarah.

“Banyak sekali manfaat yang kami rasakan. Kami rutin mendapatkan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kualitas panen,” kata Idris.

Pendampingan itu tidak hanya sebatas teori. Para petani mendapatkan bimbingan langsung di lapangan—mulai dari cara pemupukan yang tepat, teknik panen yang efisien, hingga pengelolaan kebun yang berkelanjutan. Bahkan, pelatihan juga dilakukan secara daring untuk memastikan pengetahuan terus berkembang.

Langkah ini semakin diperkuat melalui kegiatan kolaborasi yang baru-baru ini digelar antara Astra Agro dan Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC). Kegiatan yang menghadirkan pelatihan bagi petani sawit mandiri Pasangkayu, Sulawesi Barat. Program ini berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, juga membangun pemahaman petani tentang Good Agricultural Practices (GAP) yakni pentingnya efisiensi dan praktik keberlanjutan dalam pengelolaan kebun.

Dalam pelatihan yang diselenggarakan di Palu pada 28–29 April 2026 tersebut, para petani didorong untuk menerapkan praktik budidaya yang lebih baik, produktif, dan ramah lingkungan. 

Idris menjadi salah satu yang merasakan langsung dampak dari program tersebut. Ia mengaku kini semakin update memahami bagaimana merawat tanaman sawit sejak awal penanaman hingga perawatan rutin, sehingga hasil panen dapat lebih maksimal.

“Pelatihan seperti ini yang menjadi salah satu pendukung kami untuk menjadi petani sawit yang semakin berkualitas,” katanya.

Sementara itu, melalui keterangan tertulis Direktur Sustainability and Smallholder CPOPC Antonius Yudi, menegaskan bahwa petani memilili peran strategis dalam rantai pasok global, sehingga penguatan kapasitas petani kecil merupakan kunci dalam menjaga keberlanjutan industri sawit ke depan. 

“Harapannya kegiatan ini mampu meningkatkan keterampilan teknis sekaligus memperkuat pemahaman peserta terhadap pentingnya efisiensi dan keberlanjutan dalam pengelolaan kebun,” ujarnya. 

Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Perkebunan dan Pertanian Kabupaten Pasangkayu, Abidin yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Menurut Abidin, pengembangan kapasitas petani melalui penerapan praktik budidaya yang baik menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing petani lokal. 

Kabupaten Pasangkayu mencatatkan capaian membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulawesi Barat dalam ajang Musrenbang RKPD 2027 yang digelar pada April 2026. Pencapaian ini mencerminkan laju pembangunan daerah yang konsisten dan menunjukkan kinerja ekonomi yang semakin kuat.

Di balik capaian tersebut, sektor perkebunan menjadi tulang punggung utama, khususnya komoditas kelapa sawit beserta produk turunannya. Aktivitas produksi crude palm oil (CPO) dan rantai nilainya telah berperan besar dalam menggerakkan roda ekonomi daerah, sekaligus menjadikan Pasangkayu sebagai salah satu kontributor penting bagi pertumbuhan sektor pertanian di Sulawesi Barat.

Dengan berbagai program dan inisiatif yang dijalankan Astra Agro Grup dalam mendukung kapasitas dan kualitas petani sawit, upaya ini menjadi langkah penting untuk mendorong produktivitas sekaligus memperkuat daya saing perkebunan di Sulawesi Barat ke depan.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/18/idris-lambang-good-agricultural-practices-astra-agro-bersama-cpopc-dorong-kemajuan-petani-sawit/feed/ 0 22757
Pemahaman Bisnis Sawit Berkelanjutan Disosialisasikan kepada Mahasiswa https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/15/pemahaman-bisnis-sawit-berkelanjutan-disosialisasikan-kepada-mahasiswa/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/15/pemahaman-bisnis-sawit-berkelanjutan-disosialisasikan-kepada-mahasiswa/#respond Fri, 15 May 2026 07:18:27 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22721 Praktik operasional dan komitmen keberlanjutan dalam menjaga bisnis industri kelapa sawit yang berkesinambungan terus disosialisasikan kepada masyarakat. Edukasi menjadi penting mengingat besarnya kontribusi industry kelapa sawit terhadap kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Vice President Corporate Communication Astra Agro, Mochamad Husni, dalam kegiatan Visit Emiten 2026 yang diselenggarakan Kelompok Studi Pasar Modal Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Jakarta. Kegiatan tersebut digelar untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai dunia investasi, pasar modal, serta proses bisnis perusahaan melalui kunjungan langsung ke perusahaan perkebunan sawit nasional dengan kode saham AALI tersebut.

Presiden KSPM 9.0, Anugerah Putra Prasetyo, mengatakan investor tidak hanya perlu memahami pergerakan angka di pasar modal, tetapi juga proses bisnis yang dijalankan perusahaan. Menurutnya, kunjungan langsung ke perusahaan menjadi penting agar mahasiswa dapat memahami fundamental bisnis secara lebih menyeluruh.

“Sebagai investor, kita tidak hanya melihat hitungan angka, tetapi juga harus memahami bagaimana proses bisnis tersebut terjadi,” ujar Anugerah.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi peserta dalam memahami operasional dan fundamental perusahaan secara langsung.

Sementara itu, Project Officer Visit Emiten 2026, Dinda Suci Batalano, mengatakan tema kegiatan dipilih untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya melihat nilai investasi dari aspek bisnis dan keberlanjutan perusahaan.

“Melalui kunjungan edukasi ini, kami berharap peserta dapat memperoleh pengalaman belajar yang nyata dan mendalam mengenai dunia industri serta pasar modal,” ujarnya.

Mochamad Husni menyambut baik kunjungan mahasiswa tersebut dan menilai kegiatan itu menjadi bagian dari upaya perusahaan membuka ruang edukasi bagi generasi muda terkait dunia korporasi dan pasar modal.

Menurutnya, kegiatan visit emiten memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana perusahaan menjalankan bisnis, menghadapi tantangan industri, hingga menerapkan prinsip keberlanjutan dalam operasional perusahaan.

“Kami berharap melalui kunjungan ini, peserta tidak hanya mengenal perusahaan dari sisi angka dan laporan keuangan, tetapi juga memahami proses bisnis, tata kelola, hingga komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan lingkungan,” kata Husni.

Ia menambahkan perusahaan berharap kegiatan tersebut dapat memberikan wawasan baru mengenai dunia kerja dan industri perkebunan nasional bagi mahasiswa.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi pengalaman pembelajaran yang bermanfaat serta menginspirasi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi dan perspektif mereka terhadap dunia industri dan investasi,” tutupnya.

Source: Media Indonesia

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/15/pemahaman-bisnis-sawit-berkelanjutan-disosialisasikan-kepada-mahasiswa/feed/ 0 22721
Dari Edukasi hingga Kolaborasi, PT SLS Konsisten Wujudkan Zero Fire di Pelalawan https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/13/dari-edukasi-hingga-kolaborasi-pt-sls-konsisten-wujudkan-zero-fire-di-pelalawan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/13/dari-edukasi-hingga-kolaborasi-pt-sls-konsisten-wujudkan-zero-fire-di-pelalawan/#respond Wed, 13 May 2026 10:11:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22751 PELALAWAN – Komitmen pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya dalam kesiapsiagaan menghadapi potensi badai El Nino, terus diperkuat PT Sari Lembah Subur (SLS) melalui berbagai langkah berkelanjutan yang mengedepankan edukasi, kolaborasi, dan keterlibatan aktif masyarakat.

Perusahaan secara konsisten menerapkan prinsip zero burning policy dengan menitikberatkan pada upaya pencegahan dibandingkan penanggulangan. Pendekatan ini tidak hanya bertumpu pada kesiapsiagaan internal, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Asisten Sustainability PT Sari Lembah Subur, Tofan Hidayat, menegaskan bahwa keberhasilan mencapai target zero fire tidak dapat dilakukan secara parsial.

“Untuk mencapai target zero fire tidak hanya bergantung pada sistem internal perusahaan, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi menjadi salah satu pilar utama dalam membangun kesadaran tersebut. “Edukasi, kolaborasi dan konsistensi menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan masa depan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurut Tofan, di tengah meningkatnya risiko karhutla yang dipengaruhi perubahan iklim dan aktivitas manusia, edukasi kepada generasi muda merupakan investasi jangka panjang.

“Saya berharap melalui pendekatan ini mampu meningkatkan pemahaman sekaligus kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat secara nyata,” ucapnya.

Sebagai bagian dari langkah preventif tersebut, PT SLS menjalankan sistem pencegahan kebakaran terintegrasi yang mencakup pemantauan titik api secara berkala, patroli terpadu, kesiapan sarana dan prasarana, serta pelatihan rutin bagi tim tanggap darurat.

Selain itu, perusahaan juga menegaskan perlindungan terhadap area bernilai konservasi tinggi, pengelolaan lahan tanpa pembakaran, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Pendekatan kolaboratif ini diwujudkan melalui keterlibatan aktif masyarakat, institusi pendidikan, hingga aparat setempat dalam upaya pencegahan kebakaran,” jelasnya.

Edukasi Sejak Dini

Upaya tersebut juga diwujudkan melalui kegiatan edukasi kepada anak-anak, salah satunya melalui program “Damkar Masuk Sekolah” yang dilaksanakan di TK Zaid Bin Tsabit, Desa Bukit Lembah Subur, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Rabu (16/4).

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak dikenalkan pada bahaya kebakaran serta cara sederhana menyelamatkan diri melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Kepala TK Zaid Bin Tsabit, Miswati, S.Pd, mengapresiasi kegiatan tersebut yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi para siswa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Fire PT SLS atas kegiatan edukasi ini. Program ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan anak-anak tentang bahaya kebakaran dan upaya keselamatan sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami,” ujarnya.

Melalui pendekatan ini, PT SLS berharap dapat menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini, sekaligus membangun generasi yang lebih peduli, tanggap, dan siap menghadapi risiko kebakaran di masa depan.

Upaya berkelanjutan ini menegaskan bahwa pencegahan karhutla bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi merupakan kerja bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak demi menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan kehidupan, serta untuk mewujudkan Sinergi Bumi dan Manusia untuk Satu Indonesia.

Sumber: Sawitplus.co

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/13/dari-edukasi-hingga-kolaborasi-pt-sls-konsisten-wujudkan-zero-fire-di-pelalawan/feed/ 0 22751
Konsisten Jalankan Keberlanjutan, Astra Agro Raih Penghargaan Transparansi dan Emisi https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/04/konsisten-jalankan-keberlanjutan-astra-agro-raih-penghargaan-transparansi-dan-emisi/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/04/konsisten-jalankan-keberlanjutan-astra-agro-raih-penghargaan-transparansi-dan-emisi/#respond Mon, 04 May 2026 00:57:48 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22659 JAKARTA, investortrust.id — Komitmen kuat terhadap keberlanjutan kembali mengantarkan PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) meraih pengakuan nasional. Dalam ajang The Best Corporate Transparency and Emission Reduction Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Investortrust.id, Astra Agro berhasil meraih penghargaan Green Achievement in Emission Reduction and Diamond Achievement in Emission Transparency.

Penghargaan ini diterima oleh Direktur Astra Agro, Widayanto, dalam acara yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta (30/04/2026). Ajang ini merupakan bentuk apresiasi kepada korporasi yang dinilai berhasil menunjukkan upaya nyata dalam pengurangan emisi sekaligus mengedepankan keterbukaan informasi yang terverifikasi, guna mendorong praktik bisnis yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Direktur Astra Agro Widayanto, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi pengakuan atas langkah strategis perusahaan dalam menjalankan strategi keberlanjutan secara terukur dan berdampak.

“Penghargaan ini mencerminkan komitmen kuat Astra Agro dalam mendukung agenda dekarbonisasi, baik di tingkat nasional maupun global. Kami percaya bahwa transparansi dan aksi nyata dalam penurunan emisi merupakan fondasi utama dalam membangun industri kelapa sawit yang berkelanjutan dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Sebagai bagian dari Astra Group, Astra Agro turut mengadopsi target ambisius penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 30% pada tahun 2030 dengan baseline tahun 2019. Untuk mencapai target tersebut, perusahaan menjalankan berbagai inisiatif strategis yang terintegrasi, antara lain pemanfaatan limbah cair pabrik kelapa sawit sebagai kompos untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia, penggunaan biomassa cangkang sebagai substitusi batu bara, serta pengembangan fasilitas biogas plant untuk menangkap emisi metana.

Selain itu, Astra Agro juga memperkuat kontribusinya melalui perlindungan kawasan Nilai Konservasi Tinggi (NKT), rehabilitasi mangrove, hingga inovasi penggunaan pupuk hayati seperti ASTEMIC (Astra Effective Microbes). Di sisi operasional, efisiensi energi juga terus ditingkatkan, termasuk melalui optimalisasi sistem manajemen air yang berkontribusi pada pengurangan konsumsi bahan bakar.

Sampai dengan akhir tahun 2025, Astra Agro telah memanfaatkan energi terbarukan dalam kegiatan operasional dengan bauran mencapai 92,3%, inisiatif Methane Capture, hingga pemanfaatan cangkang dan fiber sehingga membuahkan hasil pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 35,69% setara 439.825 ton CO₂eq dibanding baseline 2019.

CEO Investortrust, Primus Dorimulu menjelaskan bahwa penyelenggaraan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya urgensi isu perubahan iklim serta semakin besarnya tuntutan terhadap peran korporasi dalam mendukung agenda dekarbonisasi. Menurutnya, transparansi dalam pelaporan emisi kini menjadi aspek krusial untuk memastikan akuntabilitas sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap komitmen keberlanjutan perusahaan.

“Ajang ini dirancang untuk mendorong dunia usaha mengedepankan praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab, termasuk melalui pelaporan emisi yang terbuka, terukur, dan terverifikasi,” ujarnya.

Penghargaan ini semakin memperkuat posisi Astra Agro sebagai perusahaan agribisnis yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan tata kelola yang transparan. Ke depan, Astra Agro akan terus mengakselerasi berbagai inisiatif hijau sebagai bagian dari kontribusi aktif terhadap masa depan rendah karbon.

Sumber: https://investortrust.id

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/04/konsisten-jalankan-keberlanjutan-astra-agro-raih-penghargaan-transparansi-dan-emisi/feed/ 0 22659
Astra Agro Raih Penghargaan Bergengsi atas Transparansi dan Penurunan Emisi, Perkuat Komitmen Berkelanjutan https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/04/astra-agro-raih-penghargaan-bergengsi-atas-transparansi-dan-penurunan-emisi-perkuat-komitmen-berkelanjutan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/04/astra-agro-raih-penghargaan-bergengsi-atas-transparansi-dan-penurunan-emisi-perkuat-komitmen-berkelanjutan/#respond Mon, 04 May 2026 00:50:23 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22655 Jakarta — Komitmen kuat terhadap keberlanjutan kembali mengantarkan PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) meraih pengakuan nasional. Dalam ajang The Best Corporate Transparency and Emission Reduction Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Investortrust.id, Astra Agro berhasil meraih penghargaan Green Achievement in Emission Reduction and Diamond Achievement in Emission Transparency.

Penghargaan ini diterima oleh Direktur Astra Agro, Widayanto, dalam acara yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta (30/04). Ajang ini merupakan bentuk apresiasi kepada korporasi yang dinilai berhasil menunjukkan upaya nyata dalam pengurangan emisi sekaligus mengedepankan keterbukaan informasi yang terverifikasi, guna mendorong praktik bisnis yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Direktur Astra Agro Widayanto, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi pengakuan atas langkah strategis perusahaan dalam menjalankan strategi keberlanjutan secara terukur dan berdampak.

“Penghargaan ini mencerminkan komitmen kuat Astra Agro dalam mendukung agenda dekarbonisasi, baik di tingkat nasional maupun global. Kami percaya bahwa transparansi dan aksi nyata dalam penurunan emisi merupakan fondasi utama dalam membangun industri kelapa sawit yang berkelanjutan dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Sebagai bagian dari Astra Group, Astra Agro turut mengadopsi target ambisius penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 30% pada tahun 2030 dengan baseline tahun 2019. Untuk mencapai target tersebut, perusahaan menjalankan berbagai inisiatif strategis yang terintegrasi, antara lain pemanfaatan limbah cair pabrik kelapa sawit sebagai kompos untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia, penggunaan biomassa cangkang sebagai substitusi batu bara, serta pengembangan fasilitas biogas plant untuk menangkap emisi metana.

Selain itu, Astra Agro juga memperkuat kontribusinya melalui perlindungan kawasan Nilai Konservasi Tinggi (NKT), rehabilitasi mangrove, hingga inovasi penggunaan pupuk hayati seperti ASTEMIC (Astra Effective Microbes). Di sisi operasional, efisiensi energi juga terus ditingkatkan, termasuk melalui optimalisasi sistem manajemen air yang berkontribusi pada pengurangan konsumsi bahan bakar.

Sampai dengan akhir tahun 2025, Astra Agro telah memanfaatkan energi terbarukan dalam kegiatan operasional dengan bauran mencapai 92,3%, inisiatif Methane Capture, hingga pemanfaatan cangkang dan fiber sehingga membuahkan hasil pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 35,69% setara 439.825 ton CO₂eq dibanding baseline 2019.

CEO Investor Trust, Primus Dorimulu menjelaskan bahwa penyelenggaraan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya urgensi isu perubahan iklim serta semakin besarnya tuntutan terhadap peran korporasi dalam mendukung agenda dekarbonisasi. Menurutnya, transparansi dalam pelaporan emisi kini menjadi aspek krusial untuk memastikan akuntabilitas sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap komitmen keberlanjutan perusahaan.

“Ajang ini dirancang untuk mendorong dunia usaha mengedepankan praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab, termasuk melalui pelaporan emisi yang terbuka, terukur, dan terverifikasi,” ujarnya.

Penghargaan ini semakin memperkuat posisi Astra Agro sebagai perusahaan agribisnis yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan tata kelola yang transparan. Ke depan, Astra Agro akan terus mengakselerasi berbagai inisiatif hijau sebagai bagian dari kontribusi aktif terhadap masa depan rendah karbon.(*)

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/04/astra-agro-raih-penghargaan-bergengsi-atas-transparansi-dan-penurunan-emisi-perkuat-komitmen-berkelanjutan/feed/ 0 22655
Refleksi Hardiknas: Kurnia dan Desi, Potret Nyata Pendidikan Komunitas SAD https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/02/refleksi-hardiknas-kurnia-dan-desi-potret-nyata-pendidikan-komunitas-sad/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/02/refleksi-hardiknas-kurnia-dan-desi-potret-nyata-pendidikan-komunitas-sad/#respond Sat, 02 May 2026 00:39:17 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22650 Desi dan Kurnia dua nama yang mempesona. Betapa tidak, mereka adalah gadis-gadis asal komunitas Suku Anak Dalam (SAD) yang merantau dari kampung halamannya untuk berdedikasi dalam menempuh pendidikan tinggi.

Sudah hampir tiga tahun Desi masuk kuliah. Bertahun-tahun lebih pula ia mulai disibukkan dengan urusan perkuliahan. Desi tercatat di akademik sebagai mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (PPKN) di Universitas Jambi. Universitas ini berada di Muaro Bulian, Kabupaten Muaro Jambi, sekitar 15 kilometer dari jantung kota Jambi. Katanya ia memilih jurusan ini karena kelak ingin maju bersama komunitasnya dengan mendidik anak-anak SAD belajar baca tulis.

“Saya bangga lahir sebagai anak Rimba, tapi hidup kami susah, karena belum semua dari kami sadar akan belajar, di usia saya banyak yang lebih memilih menikah daripada sekolah,” ungkap Desi.

Desi adalah anak sulung dari Munawir dan Indra Wati. Ia berpetualang ke Jambi demi melanjutkan pendidikan. Bagi Desi menjadi anak pertama dengan tiga orang adik yang masih kecil, merupakan salah satu motivasinya untuk sekolah tinggi, supaya bisa mengangkat derajat orang tua dan membantu menghidupi adik-adiknya.

Memang sudah banyak anak dari komunitas SAD dari desa asal tinggal Desi memutuskan untuk mengenyam pendidikan, namun dapat dihitung jari yang konsisten mampu dan mau melanjutkan hingga jenjang perguruan tinggi sepertinya.

“Saya tidak masalah tinggal jauh dari keluarga karena ingin membanggakan orang tua. Saya ingin terus lanjut sekolah supaya bisa meraih cita-cita, dan jadi contoh buat adik-adik,” kata Desi.

Desi menyebutkan bahwa ia ingin menjadi lebih baik dari orangtuanya, sebab dulu Bapak dan Ibu Desi hanya bersekolah sampai jenjang sekolah dasar.

SAD atau Orang Rimba adalah salah satu indigeneous people yang hidup di Pulau Sumatra, tepatnya di Provinsi Jambi dan Sumatra Selatan. Pada umumnya mereka hidup secara nomaden dan mencari penghidupan dengan berburu dan mengumpulkan buah-buahan dari hutan. Namun sudah banyak di antara mereka yang saat ini memutuskan meninggalkan hutan dan menetap di suatu tempat serta berbaur dan hidup dengan warga sekitar.

Kisah Kurnia tak kalah mengagumkan. Ia adalah gadis yang usianya baru 20 tahun, kini langkahnya pasti dan penuh percaya diri. Pasalnya cita-citanya menjadi seorang tenaga kesehatan sejak di bangku sekolah dasar tak lama lagi akan terwujud. Tak ada yang menyangka salah satunya lagi anak rimba akhirnya dapat melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi negeri, di kota Jambi.

Kurnia dan keluarga besarnya komunitas SAD, merupakan warga asal Desa Bukit Suban, sebuah Desa di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Hidup jauh dari kemajuan pendidikan di wilayah perkotaan, tidak membuat anak kedua dari empat bersaudara itu tumbuh menjadi pribadi yang putus asa.

Kepercayaan dirinya ia tanamkan sejak Kurnia mulai beradaptasi dan aktif dalam pergaulan. Meski berasal dari sebuah desa yang cukup jauh dari Kota Jambi, saat memasuki dunia perkuliahan di kota, ia dapat beradaptasi dengan berbagai macam orang dari berbagai latar belakang.

Namun dibalik itu, rasa pesimis tak jarang Kurnia rasakan, saat masih ada beberapa dari komunitas bahkan kawan-kawan sesama SAD tak percaya dengan cita-citanya. Membuat Kurnia sedih dan berniat menenggelamkan mimpinya.

“Ketika saya bilang saya lulus di fakultas kesehatan, saya malah nangis. Bahkan ada yang datang bukan untuk mendukung tapi membuat saya ragu. Waktu itu pokoknya benar-benar tidak tahu harus bagaimana salah satunya karena biaya di Kota,” ungkap Kurnia sambil mengenang.

Singkat cerita ambisi Desi dan Kurnia bersambut. Mereka berhasil sampai di bangku kuliah dengan mendapat seabrek bantuan. “Semua biaya sekolah sampe kuliah, bahkan uang saku dan kebutuhan sehari-hari selama di rantau itu PT SAL yang bayari,” Kata Kurnia dengan logatnya yang masih khas.

“Gak cuma masalah sekolah dan kuliah, bapak ibu juga dibantu sama PT SAL, dikasih banyak bantuan biar bisa menghidupi adik-adik di rumah,” ujar Desi menimpali pernyataan Kurnia.

Bagi Desi dan Kurnia, PT Sari Aditya Loka (SAL) memberikan dukungan penuh baik bantuan material, non-material, termasuk dukungan moral kepada mereka hingga bisa lolos di perguruan tinggi bergengsi di Jambi.

PT SAL merupakan salah satu entitas usaha Astra Agro yang berlokasi di Jambi. Bagi perusahaan Harmoni dengan masyarakat sekitar menjadi fondasi dalam setiap langkah operasional perusahaan. Sehingga membantu Kurnia, Desi serta komunitas SAD lainnya tidak lagi menjadi kewajiban namun menjadi nilai dan budaya perusahaan.

Desi dan Kurnia, dua mahasiswa yang berdedikasi dalam menempuh pendidikan tinggi, mereka telah berhasil menyelesaikan semester enam mereka pada tahun ini. Saat ini, mereka tengah fokus menghadapi ujian praktik dan penilaian semester sebagai persiapan menuju term akademik berikutnya.

Bahkan Desi berhasil meraih IPK yang mengesankan sebesar 3,81 pada semester ketiganya. Ia kini terus mengasah kemampuannya untuk menyajikan materi kurikulum PPKN melalui media yang inovatif, seperti video pembelajaran.

Sementara itu, Kurnia, yang menempuh pendidikan di Politeknik Kesehatan Jambi, telah menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL) untuk syarat kelulusan. Kesempatan ini akan membantunya mengaplikasikan pengetahuan akademik yang telah diperoleh ke dalam situasi nyata di tengah masyarakat.

Melalui komitmen untuk hidup berdampingan secara berkelanjutan, selain menjalankan aktivitas bisnis, perusahaan senantiasa berupaya memberdayakan komunitas lokal, termasuk masyarakat adat. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut terlihat pada upaya pendampingan dan pemberdayaan SAD, yang dilakukan melalui berbagai program sosial, diantaranya di bidang pendidikan.

Pada Komunitas SAD, Komitmen Astra Agro dalam bidang pendidikan diantaranya melalui dukungan terhadap Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), perusahaan membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak SAD yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam memperoleh layanan pendidikan formal.

Sepanjang 2025, sebanyak 412 anak SAD mengikuti kegiatan belajar di 13 PKBM dengan dukungan 19 tenaga pengajar. Selain itu, perusahaan juga menyalurkan beasiswa kepada 412 anak yang berasal dari tujuh rombongan dan 14 sub-rombong, mencakup berbagai jenjang pendidikan mulai dari PAUD,SD,SMP, hingga SMA/K dan perguruan tinggi.

Secara lebih luas, kontribusi Astra Agro dalam pendidikan terangkum dalam pilar Astra Cerdas yang menjangkau ratusan sekolah binaan di berbagai wilayah operasional. Sepanjang tahun yang sama, Astra Agro menjangkau 194 sekolah binaan yang tersebar di Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Upaya ini melibatkan 2.811 guru dan memberikan manfaat langsung kepada 37.716 siswa.

Melalui berbagai inisiatif seperti festival pendidikan, dukungan kegiatan dan lomba akademik, hingga penyediaan Beasiswa Pendidikan Astra, perusahaan berupaya menciptakan ekosistem belajar yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Program beasiswa menjadi salah satu langkah konkret yang memberikan dampak luas. Selama tahun 2025, sebanyak 1.981 siswa dari sekolah binaan menerima dukungan Beasiswa Pendidikan.

Di sisi lain, Astra Agro juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas tenaga pendidik. Perusahaan memberikan tambahan insentif rutin setiap bulan kepada 581 guru honorer sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Selain itu, pelatihan peningkatan kompetensi juga diberikan kepada 226 guru guna memperkuat kapasitas pengajaran dan adaptasi terhadap metode pembelajaran yang lebih inovatif.

Sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, langkah-langkah ini menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Astra Agro hadir sebagai mitra strategis dalam pembangunan pendidikan bagi masyarakat sekitar perusahaan. Inisiatif yang dijalankan menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk mencetak generasi yang lebih unggul, dan memiliki kesempatan pendidikan yang sama. Tumbuhnya Desi dan Kurnia menjadi bagian dari perjalanan Astra Agro dalam menumbuhkan harapan, membuka peluang, dan menghadirkan masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.(*)

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/02/refleksi-hardiknas-kurnia-dan-desi-potret-nyata-pendidikan-komunitas-sad/feed/ 0 22650
Edukasi dan Aksi Nyata, PT GSDI Dorong Kesadaran Lingkungan dan Pencegahan Karhutla https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/29/edukasi-dan-aksi-nyata-pt-gsdi-dorong-kesadaran-lingkungan-dan-pencegahan-karhutla/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/29/edukasi-dan-aksi-nyata-pt-gsdi-dorong-kesadaran-lingkungan-dan-pencegahan-karhutla/#respond Wed, 29 Apr 2026 08:30:01 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22636 TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALAN BUN – Dalam momentum Hari Bumi Sedunia, PT Gunung Sejahtera Dua Indah (GSDI) melakukan edukasi pencegahan kebakaran sejak dini, seperti kegiatan sosial isasi dan simulasi penanggulangan kebakaran yang melibatkan siswa dan tenaga pendidik, secara aktif di SMPN 2 Pangkalan Banteng, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan keberlanjutan perusahaan, yang menempatkan aspek perlindungan lingkungan dan pencegahan kebakaran sebagai prioritas utama.

Sejalan dengan prinsip zero burning policy, PT GSDI secara konsisten mengedepankan upaya pencegahan dibandingkan penanggulangan, termasuk melalui penguatan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasional.
 
Di tengah meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dipengaruhi oleh perubahan iklim dan aktivitas manusia, edukasi kepada generasi muda dinilai menjadi investasi jangka panjang dalam membangun budaya sadar lingkungan. 

Melalui Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (TKTD), perusahaan menghadirkan pelatihan praktis yang mencakup pengenalan potensi risiko kebakaran, teknik penanganan awal, hingga penggunaan peralatan pemadam sederhana.
 
Para peserta menerima materi dan juga terlibat langsung dalam simulasi pemadaman menggunakan karung goni, alat pemadam api ringan (APAR), serta unit pemadam milik perusahaan. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat secara nyata.
 
PIC Fire Protection PT GSDI, Tri Budi J menegaskan bahwa edukasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan, dalam memastikan keselamatan lingkungan sekitar tetap terjaga.
 
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya berfokus pada operasional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat. Pemahaman dasar seperti arah angin, jarak aman, dan prosedur evakuasi menjadi bekal penting untuk meminimalkan risiko kebakaran,” ujarnya.
 
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan implementasi dari sistem pencegahan kebakaran terintegrasi yang dijalankan perusahaan.

Sistem tersebut mencakup pemantauan titik api secara berkala, patroli terpadu, kesiapan sarana dan prasarana, serta pelatihan rutin bagi tim tanggap darurat.
 
Dalam kebijakan keberlanjutan perusahaan menegaskan komitmennya untuk melindungi area bernilai konservasi tinggi, mengelola lahan secara bertanggung jawab tanpa pembakaran, serta memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. 

Pendekatan kolaboratif ini diwujudkan melalui keterlibatan aktif masyarakat, institusi pendidikan, hingga aparat setempat dalam upaya pencegahan kebakaran. Kegiatan ini turut dipantau oleh Bhabinkamtibmas Polsek Pangkalan Banteng sebagai bentuk sinergi antara perusahaan, aparat, dan masyarakat dalam memperkuat kesiapsiagaan wilayah.
 
Melalui inisiatif ini, PT GSDI menegaskan, upaya mencapai target zero fire tidak hanya bergantung pada sistem internal perusahaan, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. 

Edukasi, kolaborasi, dan konsistensi menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.

Sumber: Kalteng.tribunnews.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/29/edukasi-dan-aksi-nyata-pt-gsdi-dorong-kesadaran-lingkungan-dan-pencegahan-karhutla/feed/ 0 22636