Berita Terbaru – Astra Agro Lestari https://www.astra-agro.co.id Prosper with the Nation Thu, 11 Jun 2026 02:39:54 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.8.13 174751122 Bantu Kelompok Ternak, Ini Komitmen PT ANA Perkuat Ketahanan Pangan di Lingkar Sawit https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/11/bantu-kelompok-ternak-ini-komitmen-pt-ana-perkuat-ketahanan-pangan-di-lingkar-sawit/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/11/bantu-kelompok-ternak-ini-komitmen-pt-ana-perkuat-ketahanan-pangan-di-lingkar-sawit/#respond Thu, 11 Jun 2026 01:47:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22963 METRO SULTENG – Untuk memperkuat ketahananan pangan dilingkar perkebunan Sawit, PT Agro Nusa Abadi (PT ANA) berkomitmen menyalurkan ratusan bibit ayam petelur beserta pakan kepada Kelompok Ayam Petelur “Ternak Indah” di Desa Pebooa, Kecamatan Petasia Timur. Langkah ini merupakan wujud nyata PT ANA dalam mendorong pergerakan ekonomi setempat.

Penyerahan bantuan dilakukan di Desa Pebooa yang dihadiri Manajemen PT ANA Dannyan Taba Rahim, serta jajaran manajemen perusahaan, Pemerintah Desa Peboa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Petasia Timur, serta pengurus dan anggota Kelompok Ternak Indah.

Kepala Desa Peboa Kecamatan Petasia Timur Kabupaten Morowali Utara, Julison Pouraga, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan PT ANA bersama kelompok ternak di desanya untuk mendorong pergerakan pertumbuhan ekonomi di Desa Peboa.

“Atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat Peboa, kami menyampaikan terima kasih kepada PT ANA atas bantuan yang diberikan kepada Kelompok Ternak Indah. Bantuan ini sangat berarti bagi kelompok dalam mengembangkan usaha peternakan ayam petelur,” Ucap Julison.

Menurutnya, sinergi antara perusahaan dan masyarakat perlu terus diperkuat untuk mendukung pembangunan desa dalam peningkatan kesejahteraan warga.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Petasia Timur, Sius, menilai bantuan tersebut merupakan langkah positif yang perlu diimbangi dengan pengelolaan usaha yang baik.

“Bantuan ini merupakan modal awal yang sangat baik untuk mendukung pengembangan usaha peternakan kelompok. Kami berharap kelompok peternak ayam, dapat menerapkan tata kelola pemeliharaan ternak yang baik, mulai dari manajemen pakan, kesehatan ternak, hingga pencatatan produksi, sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi anggota kelompok,” jelas Sius.

Ketua Kelompok Ternak Indah, Duriana Panganso, menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima kelompoknya. Pasalnya, bantuan ini dinilai dapat mendorong perkembangan usaha kelompoknya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT ANA atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada kelompok kami. Bantuan bibit ayam petelur dan pakan ini akan dikelola dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan produksi dan mengembangkan usaha kelompok,” Cetus Duriana.

Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota kelompok dan masyarakat Desa Pebooa.

Manajemen PT ANA, Dannyan Taba Rahim, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“PT ANA meyakini bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang baik antara perusahaan dan masyarakat. Bantuan bibit ayam petelur dan pakan ini diharapkan menjadi stimulus bagi Kelompok Ternak Indah untuk mengembangkan usaha peternakan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan,” ujar Dannyan.

Ia menambahkan, “Kami berharap program ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan di tingkat desa,”

Melalui program tersebut, PT ANA terus berupaya memperkuat kemitraan dengan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya usaha-usaha produktif yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

Sumber: Metro Sulteng

Penafian
Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.
]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/11/bantu-kelompok-ternak-ini-komitmen-pt-ana-perkuat-ketahanan-pangan-di-lingkar-sawit/feed/ 0 22963
BRIN Dukung Program Konservasi Keanekaragaman Hayati Indonesia https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/10/brin-dukung-program-konservasi-keanekaragaman-hayati-indonesia/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/10/brin-dukung-program-konservasi-keanekaragaman-hayati-indonesia/#respond Wed, 10 Jun 2026 02:53:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22951 Liputan6.com, Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai, program konservasi Astra Agro menjadi langkah positif dalam mendukung pencapaian target biodiversitas atau keanekaragaman hayati nasional.

Sekretaris Eksekutif Sekretariat Kewenangan Ilmiah Keanekaragaman Hayati BRIN Ruliyana Susanti menyampaikan, berbagai inisiatif yang dijalankan Astra Agro, mulai dari perlindungan area bernilai konservasi tinggi, pemantauan biodiversitas dan rehabilitasi ekosistem, merupakan kontribusi yang relevan dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia.

“BRIN mengapresiasi keterbukaan Astra Agro dalam memperlihatkan praktik pengelolaan dan konservasi keanekaragaman hayati yang diterapkan di area operasional perusahaan,” ujar Ruliyana dalam keterangannya di Jakarta, melansir Antara, Minggu (7/6/2026).

Dia mengatakan, BRIN melakukan kunjungan lapangan ke area operasional Astra Agro di Kalimantan Tengah pada 4-5 Juni 2026.

Ruliyana menjelaskan, kunjungan ini bagian dari kajian mengenai kontribusi sektor swasta terhadap pencapaian target keanekaragaman hayati nasional dan global, khususnya Target 15 Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework (KMGBF) serta Target Nasional 18 dalam Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025–2045.

Pelestarian Biodiversitas Indonesia

Menurut Ruliyana, kegiatan tersebut juga sekaligus mendukung pengumpulan data dan dokumentasi kontribusi sektor swasta dalam pelestarian biodiversitas Indonesia.

“Kolaborasi antara lembaga riset dan sektor swasta penting untuk memperkaya data, pengetahuan, serta praktik baik yang dapat mendukung pengambilan kebijakan berbasis sains dan memperkuat pencapaian target konservasi nasional,” papar Ruliyana yang dalam kunjungannya didampingi Prof Gono Semiadi, selaku anggota tim nasional penulis Natrep 7 dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi.

Sementara itu, Direktur Operasional Area Kalimantan Tengah Astra Agro Hubbal Khoir Sembiring mengatakan kunjungan BRIN menjadi wujud keterbukaan perusahaan dalam memperlihatkan implementasi komitmen keberlanjutan yang dijalankan di lapangan.

“Dalam industri kelapa sawit, isu seperti deforestasi, perlindungan habitat, pengelolaan gambut, pencegahan kebakaran lahan, pengurangan emisi, dan ketertelusuran rantai pasok menjadi perhatian utama para pemangku kepentingan,” ucap Hubbal.

Komitmen Perlindungan Biodiversitas

Karena itu, menurut Hubbal, Astra Agro memandang kunjungan ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan bahwa perlindungan biodiversitas telah menjadi bagian dari praktik operasional perusahaan.

“Melalui kunjungan ini, Astra Agro ingin memperlihatkan berbagai inisiatif konservasi yang telah dijalankan, sekaligus membuka ruang masukan dan kolaborasi agar upaya pelestarian keanekaragaman hayati dapat terus diperkuat,” terang dia.

Hubbal menambahkan, dalam pengelolaan keanekaragaman hayati, perusahaan melindungi dan mengelola area Nilai Konservasi Tinggi (NKT) dan Stok Karbon Tinggi (SKT), menjaga ekosistem alami seperti sempadan sungai, hutan sekunder, dan lahan gambut, serta memastikan tidak ada pengembangan pada area yang teridentifikasi memiliki nilai konservasi atau stok karbon tinggi.

“Perseroan juga memperkuat pemantauan biodiversitas melalui inventarisasi dan pencatatan flora serta fauna di area operasional,” kata dia.

“Kegiatan ini menjadi dasar untuk menilai tren keanekaragaman hayati, mengidentifikasi spesies kunci, serta mengevaluasi efektivitas pengelolaan kawasan konservasi,” sambung Hubbal.

Sepanjang 2025, Astra Agro mencatat pemantauan terhadap 1.579 spesies flora dan 755 spesies fauna. Pada periode yang sama, perseroan merehabilitasi 193,09 hektare area melalui penanaman 49.390 pohon.

“Melalui kunjungan BRIN, Astra Agro berharap praktik konservasi yang telah dijalankan dapat memperkaya kajian ilmiah mengenai kontribusi sektor swasta terhadap target keanekaragaman hayati nasional dan global,” terang Hubbal.

“Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa industri sawit dapat mengambil peran dalam agenda konservasi melalui pengelolaan yang mengedepankan keterbukaan, ketertelusuran, dan tanggung jawab lingkungan,” tandas dia.

Sumber: Liputan 6

Penafian
Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.
]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/10/brin-dukung-program-konservasi-keanekaragaman-hayati-indonesia/feed/ 0 22951
Astra Agro Goes to Campus, Berbagi Praktik Sawit Berkelanjutan di Universitas Andalas https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/04/astra-agro-goes-to-campus-berbagi-praktik-sawit-berkelanjutan-di-universitas-andalas/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/04/astra-agro-goes-to-campus-berbagi-praktik-sawit-berkelanjutan-di-universitas-andalas/#respond Thu, 04 Jun 2026 08:36:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22929 TRIBUNPALU.COM – PT Astra Agro Lestari Tbk berbagi pengalaman dan pemahaman tentang industri kelapa sawit Indonesia kepada para mahasiswa di Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Kamis (4/6).

Pengelolaan komoditas strategis nasional ini harus mampu menjawab tantangan masa depan melalui praktik-praktik keberlanjutan. Direktur Agronomy and Sustainability PT Astra Agro Lestari Tbk, Bandung Sahari hadir sebagai pemateri memaparkan tentang menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam mengoperasikan perkebunan kelapa sawit.

Adapun materi utama yang diulas mengenai pendekatan modern dalam mengelola organisme pengganggu tanaman secara efektif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
Menurut Bandung, industri sawit Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Di satu sisi, kebutuhan minyak nabati dunia terus meningkat seiring pertumbuhan populasi global.

Di sisi lain, industri dituntut untuk meningkatkan produktivitas dengan tetap mendukung aspek pelestarian lingkungan dan penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan.
“Ke depan, tantangan industri sawit ialah mampu menghasilkan produksi yang tinggi sekaligus menjaga ekosistem perkebunan agar tetap mengedepankan biodiversitas. Karena itu, peningkatan produktivitas harus berjalan beriringan dengan penerapan prinsip keberlanjutan, inovasi teknologi, dan pengelolaan lingkungan yang baik,” ujar Bandung.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan hama merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga produktivitas tanaman kelapa sawit. Namun dalam praktik modern, pengendalian hama tidak lagi semata-mata mengandalkan penggunaan pestisida, melainkan dilakukan melalui pendekatan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang mengedepankan keseimbangan ekosistem dan pemanfaatan teknologi.

Astra Agro juga memanfaatkan musuh alami dari predator, parasitoid maupun entomopatogen dalam pengendalian hayati sehingga terjadi keseimbangan dan tidak mencemari lingkungan dalam mengendalikan hama.

Dalam pengelolaan hama, Astra Agro mengedepankan sistem deteksi dini (Early Warning System) yang memungkinkan perusahaan melakukan pemantauan populasi hama secara cepat dan akurat sebelum berkembang menjadi serangan yang berpotensi menurunkan produktivitas tanaman.
Bandung menambahkan bahwa keberhasilan pengelolaan hama sangat bergantung pada kemampuan perusahaan memahami kondisi ekosistem secara menyeluruh.

Oleh karena itu, Astra Agro secara konsisten mengembangkan pendekatan biologis yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan musuh alami dan agen hayati.
Salah satunya adalah pemanfaatan serangga predator Sycanus untuk mengendalikan populasi ulat pemakan daun yang menjadi salah satu hama utama tanaman kelapa sawit.

Penggunaan agen hayati ini terbukti membantu menekan tingkat serangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia.
Selain itu, perusahaan juga memanfaatkan jamur Metarhizium anisopliae sebagai agen pengendali biologis kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) serta mengembangkan populasi burung hantu (Tyto alba) sebagai predator alami hama tikus di perkebunan.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mengurangi penggunaan bahan kimia di lapangan.

“Prinsip yang kami pegang adalah menjaga populasi hama tetap berada pada tingkat yang terkendali tanpa menghilangkan keseimbangan alam. Karena itu, konservasi biodiversitas dan pemanfaatan agen hayati menjadi bagian penting dalam strategi pengelolaan hama yang kami jalankan,” jelas Bandung.

Adapun Bandung menilai keterlibatan dunia industri dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi menjadi sangat penting untuk menjembatani kebutuhan akademik dengan tantangan nyata di lapangan.

“Mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin industri perkebunan Indonesia di masa depan. Karena itu, kami berharap pengalaman dan praktik baik yang dijalankan perusahaan dapat menjadi tambahan wawasan bagi mahasiswa agar memiliki perspektif yang lebih komprehensif mengenai produktivitas, inovasi, dan keberlanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Dr. Ir. Eka Candra Lina, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi Astra Agro dalam kegiatan Praktisi Mengajar yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung dari dunia industri.

Menurut Eka, materi yang disampaikan Astra Agro juga sejalan dengan kekhasan yang dikembangkan Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Andalas, yakni pengelolaan organisme pengganggu tanaman (OPT) berbasis produk ramah lingkungan.

Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung sistem perlindungan tanaman yang efektif sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Visi Program Studi Proteksi Tanaman adalah menjadi program studi yang unggul dan berkarakter dalam pendidikan, penelitian kolaboratif, serta pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung pengembangan perlindungan tanaman yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Karena itu, materi mengenai pengendalian hayati, konservasi biodiversitas, dan penerapan prinsip keberlanjutan yang disampaikan Astra Agro sangat relevan dengan arah pengembangan keilmuan yang kami bangun,” ujar Eka.

Kegiatan ini, menurut Eka memberikan nilai tambah yang sangat besar bagi mahasiswa karena mereka tidak hanya mempelajari konsep dan teori di ruang kuliah, tetapi juga memahami bagaimana prinsip-prinsip pengelolaan hama terpadu, keberlanjutan, konservasi lingkungan, hingga pemanfaatan teknologi diterapkan secara nyata dalam skala industri.

Praktik-praktik tersebut memiliki relevansi yang sangat kuat dengan upaya mendukung ketahanan pangan nasional serta pembangunan sektor perkebunan yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Kami berharap sinergi antara perguruan tinggi dan industri seperti ini dapat terus diperkuat sehingga mampu melahirkan generasi profesional yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang baik, tetapi juga memahami pentingnya keberlanjutan dalam pembangunan pertanian Indonesia,” tambahnya.

Melalui kegiatan Praktisi Mengajar ini, Universitas Andalas dan Astra Agro menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia usaha memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi penerus yang mampu membawa industri sawit Indonesia tumbuh secara produktif, inovatif, dan berkelanjutan.
Sejalan dengan semangat “Sinergi Bumi dan Manusia untuk Satu Indonesia”, Astra Agro meyakini bahwa pembangunan industri sawit berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan inovasi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang akan mengelolanya di masa depan.

Sumber: Tribun News

Penafian
Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.
]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/06/04/astra-agro-goes-to-campus-berbagi-praktik-sawit-berkelanjutan-di-universitas-andalas/feed/ 0 22929
Cegah Kebakaran Sejak Dini, PT SLS Bekali Pemuda Siskamling Pelatihan Damkar https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/26/cegah-kebakaran-sejak-dini-pt-sls-bekali-pemuda-siskamling-pelatihan-damkar/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/26/cegah-kebakaran-sejak-dini-pt-sls-bekali-pemuda-siskamling-pelatihan-damkar/#respond Tue, 26 May 2026 08:33:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22865 PELALAWAN – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bahaya kebakaran terus dilakukan perusahaan kelapa sawit PT Sari Lembah Subur (SLS) melalui pelatihan dan simulasi penanggulangan kebakaran bagi pemuda siskamling di Desa Beringin Makmur, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Kegiatan bertajuk “Sigap Sebelum Si Jago Merah Datang” tersebut menjadi bagian kontribusi perusahaan dalam memperkuat edukasi mitigasi kebakaran di tingkat masyarakat, khususnya bagi generasi muda yang berperan sebagai garda terdepan keamanan lingkungan.

Di sela kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (5/5), Kepala Desa Beringin Makmur, Sulhan Nasution, mengapresiasi inisiatif PT SLS yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam meningkatkan pemahaman serta kesiapan menghadapi situasi darurat kebakaran.

“Terima kasih kepada pihak perusahaan atas edukasi dan simulasi yang diberikan. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, terutama dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran di rumah tangga, agar tidak panik dan mampu melakukan penanganan awal dengan baik,” ujarnya.

Kegiatan ini dilatarbelakangi masih tingginya potensi kebakaran di lingkungan permukiman yang umumnya disebabkan korsleting listrik, kebocoran gas, maupun kelalaian penggunaan api. Di sisi lain, kemampuan masyarakat dalam melakukan pencegahan dan penanganan awal dinilai masih perlu diperkuat.

Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali pengetahuan dasar mengenai penyebab kebakaran, langkah pencegahan dini, hingga praktik penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dan teknik penanganan awal sebelum tim pemadam tiba di lokasi.

Asisten Fire Protection PT SLS, Tofan Hidayat, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya tanggap darurat di lingkungan masyarakat.

“Pemuda siskamling adalah ujung tombak di lingkungan. Dengan pelatihan ini, kami membekali mereka agar mampu bertindak cepat, tepat, dan tidak panik saat terjadi kebakaran. Pencegahan dan penanganan awal adalah kunci utama menyelamatkan jiwa dan harta benda,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan siap menghadapi risiko kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun wilayah sekitar operasional perusahaan.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat koordinasi dan komunikasi antara pemuda siskamling dengan tim pemadam perusahaan agar penanganan keadaan darurat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bhabinkamtibmas Desa Beringin Makmur, Aipda Masnur, serta tim Sustainability PT SLS yang terdiri dari Hanafi Febriancahya, Lail Muhammad Saddam, dan Sony Noer Afzan.

Melalui kegiatan edukasi dan simulasi ini, PT SLS berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kebakaran dapat terus meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih tanggap, aman, dan siap siaga menghadapi potensi bencana kebakaran di masa mendatang.

Sumber: Halloriau.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/26/cegah-kebakaran-sejak-dini-pt-sls-bekali-pemuda-siskamling-pelatihan-damkar/feed/ 0 22865
Astra Agro Raih Penghargaan CSR Nasional 2026 https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/26/astra-agro-raih-penghargaan-csr-nasional-2026/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/26/astra-agro-raih-penghargaan-csr-nasional-2026/#respond Tue, 26 May 2026 03:25:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22858 Jakarta, SAWIT INDONESIA — PT Astra Agro Lestari Tbk meraih penghargaan 8th Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026 kategori Palm Oil yang diselenggarakan The Iconomics Media. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi Astra Agro dalam menjalankan program CSR yang berdampak bagi masyarakat dan lingkungan.
Program CSR Astra Agro dinilai komprehensif karena mencakup sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga mitigasi perubahan iklim.

Astra Agro menjalankan empat pilar utama CSR, yakni Astra Kreatif, Astra Cerdas, Astra Sehat, dan Astra Hijau yang fokus pada pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan masyarakat, serta pelestarian lingkungan.

CSR Manager Astra Agro, Joko Subagio mengatakan, seluruh program tersebut dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pembangunan sosial, dan pelestarian lingkungan.

“Melalui empat pilar program CSR tersebut, perusahaan berharap dapat menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pembangunan sosial, dan kelestarian lingkungan, sekaligus menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Melalui penghargaan ini, Astra Agro semakin menegaskan posisinya sebagai perusahaan agribisnis yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi juga aktif menghadirkan kontribusi sosial bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono menegaskan, CSR kini harus menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan melalui pendekatan community development yang konsisten dan berkesinambungan. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan survei terhadap 10.000 responden di 10 kota besar Indonesia.

Founder & CEO The Iconomics Media, Bram S. Putro berharap ajang ini mendorong implementasi CSR yang lebih kolaboratif dan strategis.

Sumber: Sawitindonesia.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/26/astra-agro-raih-penghargaan-csr-nasional-2026/feed/ 0 22858
Perkuat Akses Mobilitas Warga, PT KTU Lakukan Perbaikan Infrastruktur Jalan https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/25/perkuat-akses-mobilitas-warga-pt-ktu-lakukan-perbaikan-infrastruktur-jalan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/25/perkuat-akses-mobilitas-warga-pt-ktu-lakukan-perbaikan-infrastruktur-jalan/#respond Mon, 25 May 2026 08:27:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22861 Siak,detikriaunews.com. Kontribusi perusahaan kelapa sawit PT Kimia Tirta Utama (KTU) dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata. Salah satunya lewat kegiatan perbaikan Jalan Simpang Astra Pos 1 di Kampung Pangkalan Pisang, kecamatan Koto Gasib, kabupaten Siak, Kamis (7/5/2026).

Perbaikan jalan tersebut, merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat akan akses infrastruktur yang layak dan aman digunakan. Jalan itu diketahui menjadi salah satu jalur utama yang digunakan masyarakat Kampung Pangkalan Pisang menuju jalan poros kabupaten, sehingga keberadaannya memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga sehari-hari.

Apresiasi terhadap langkah PT KTU disampaikan Camat Koto Gasib, Wendy Masrizal. Menurutnya, kontribusi perusahaan dirasakan langsung oleh masyarakat karena jalan tersebut merupakan akses vital penghubung warga menuju jalan utama kabupaten.

“Kami mengapresiasi PT KTU yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Kampung Pangkalan Pisang melalui perbaikan jalan di Simpang Astra Pos 1. Jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat dan dampak perbaikannya sangat dirasakan oleh pengguna jalan,” ungkap Wendy.

Menurutnya, PT KTU telah banyak memberikan kontribusinya bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan maupun dukungan infrastruktur untuk masyarakat sekitar.

Manajemen PT KTU, Teddy Yohendra Siregar, menyampaikan bahwa perusahaan terus berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata melalui berbagai bentuk dukungan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Jalan Simpang Astra Pos 1 merupakan jalur utama bagi sebagian masyarakat Kampung Pangkalan Pisang, sehingga menjadi perhatian kami untuk memastikan kondisinya tetap baik dan dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat,” ujar Teddy.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, PT KTU melalui Kepala Teknik dan Asisten Infrastruktur menurunkan personel, material sirtu dan batu pecah, serta alat berat berupa compactor dan lima unit dump truck guna mempercepat proses perbaikan jalan.

Selain melakukan perbaikan, perusahaan juga secara konsisten melaksanakan penyiraman jalan sebagai upaya menciptakan kenyamanan masyarakat pengguna jalan, khususnya untuk mengurangi paparan debu saat musim panas.

“Perbaikan ini dilakukan agar kondisi jalan kembali optimal dan aman digunakan masyarakat. Kami berharap keberadaan infrastruktur yang baik dapat membantu memperlancar aktivitas warga sehari-hari,” tambah Teddy.

Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi PT KTU dalam menghadirkan sinergi bumi dan manusia, untuk satu Indonesia melalui hubungan harmonis dan kolaboratif bersama masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

Melalui sinergi yang terus dibangun bersama masyarakat dan pemerintah setempat, situasi kondusif serta hubungan yang saling mendukung akan tercipta demi kemajuan bersama dan pembangunan yang berkelanjutan.(HUT)

Sumber: Detik.riannews.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/25/perkuat-akses-mobilitas-warga-pt-ktu-lakukan-perbaikan-infrastruktur-jalan/feed/ 0 22861
PT GSPP dukung terwujudnya kemandirian ekonomi warga Sungai Pakit https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/21/pt-gspp-dukung-terwujudnya-kemandirian-ekonomi-warga-sungai-pakit/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/21/pt-gspp-dukung-terwujudnya-kemandirian-ekonomi-warga-sungai-pakit/#respond Thu, 21 May 2026 01:24:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22832 Pangkalan Bun (ANTARA) – PT Gunung Sejahtera Puti Pesona (GSPP) Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menunjukkan komitmennya hadir untuk masyarakat dengan menyalurkan bantuan berupa 1.000 ekor bibit ikan nila dan tujuh sak pakan ikan.

“Melalui penyaluran ini, kami ingin mendukung masyarakat agar memiliki sumber ekonomi yang produktif dan berkelanjutan,” kata Manajemen PT GSPP Azizul Husni Reza di Pangkalan Bun, Kamis.

Bantuan tersebut disalurkan PT GSPP kepada Kelompok Pokdakan Ulam Panguripan Desa Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Dia mengatakan, bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan budi daya ikan air tawar yang selama ini dijalankan masyarakat melalui keramba di embung desa. Program tersebut menyasar 14 kepala keluarga yang tergabung dalam Pokdakan Ulam Panguripan.

Penyaluran tersebut merupakan program CSR Astra Kreatif bidang ekonom dan dengan ini pihaknya menegaskan untuk terus memberi manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Dengan penyerahan ini PT GSPP hadir untuk mendukung terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat dari sektor yang dekat dengan kehidupan, memiliki potensi pasar dan dapat terus dikembangkan secara bertahap.
“Perusahaan ingin memastikan keberadaan PT GSPP dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat sekitar,” ucapnya.
Menurutnya, program CSR tidak boleh berhenti pada kegiatan pemberian bantuan, tetapi harus diarahkan untuk mendorong masyarakat memiliki kemampuan ekonomi lebih mandiri.

“Bantuan bibit ikan dan pakan ini jika dikelola dengan baik oleh kelompok, dampaknya dapat berkembang menjadi peningkatan hasil budi daya, tambahan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi desa,” ungkapnya.

Husni Reza menyampaikan, pihaknya memandang masyarakat sekitar sebagai bagian penting dari keberlanjutan perusahaan.

Bagi perusahaan, pemberdayaan ekonomi desa bukan hanya tentang memberi bantuan, tetapi tentang membangun kepercayaan, memperkuat kapasitas warga dan menciptakan peluang agar masyarakat dapat tumbuh bersama secara berkelanjutan.

Oleh sebab itu, perusahaan berkomitmen terus menjalankan program sosial yang tidak hanya menjawab kebutuhan sesaat, tetapi juga memberi ruang bagi masyarakat untuk tumbuh, berdaya dan memperoleh manfaat jangka panjang.

“Kami percaya keberhasilan perusahaan harus berjalan bersama dengan kemajuan masyarakat. Semakin kuat ekonomi masyarakat desa, semakin besar pula nilai keberadaan perusahaan bagi lingkungan sekitarnya,” tuturnya.
Progam CSR tersebut juga mendapat respon positif dan apresiasi dari Kepala Desa Sungai Pakit dan juga Ketua Pokdakan Ulam Panguripan.

Kepala Desa Sungai Pakit Kusairi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas perhatian PT GSPP terhadap masyarakat desa.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi dorongan positif bagi warga yang selama ini berupaya mengembangkan budi daya ikan air tawar di embung desa.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kelompok pembudi daya ikan, karena dapat membantu mereka meningkatkan kegiatan usaha yang sudah berjalan. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Pokdakan Ulam Panguripan Dedi Irwansyah mengungkapkan bantuan bibit dan pakan ikan dari PT GSPP sangat membantu anggota kelompok dalam menjalankan kegiatan budi daya.

Dia berharap dukungan tersebut dapat menjadi pemacu semangat bagi anggota kelompok untuk mengelola keramba secara lebih serius dan berkelanjutan.

“Semoga ke depan hasil budi daya kami semakin baik dan bisa memberikan tambahan penghasilan bagi anggota kelompok,” demikian Dedi Irwansyah.

Sumber: Antara News

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/21/pt-gspp-dukung-terwujudnya-kemandirian-ekonomi-warga-sungai-pakit/feed/ 0 22832
Entitas Usaha Astra Agro PT BCL, Dukung Percepatan Penurunan Stunting, Lewat Astra Sehat https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/20/pt-bcl-perkuat-layanan-kesehatan-desa-lewat-astra-sehat-dukung-percepatan-penurunan-stunting/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/20/pt-bcl-perkuat-layanan-kesehatan-desa-lewat-astra-sehat-dukung-percepatan-penurunan-stunting/#respond Wed, 20 May 2026 01:52:57 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22781 Kalselhits.com, Barito Timur — Di tengah tingginya perhatian nasional terhadap isu stunting dan kualitas kesehatan masyarakat, astra-agro.co.id⁠ terus memperkuat kontribusi sosialnya melalui program Astra Sehat yang menyasar masyarakat desa di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Melalui pembinaan terhadap 17 Posyandu di delapan desa, PT BCL membangun ekosistem layanan kesehatan berbasis masyarakat yang lebih terstruktur, aktif, dan berkelanjutan. Program tersebut dijalankan dengan pendekatan kolaboratif bersama pemerintah desa, fasilitas kesehatan, hingga kader Posyandu agar pelayanan kesehatan dasar dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan konsisten.

Delapan desa binaan tersebut terdiri dari empat desa di wilayah Kabupaten Barito Timur, yakni Desa Kotam, Lalap, Bentot, dan Mawani. Sementara empat desa lainnya berada di Kabupaten Tabalong, yaitu Desa Bintang Ara, Kambitin Raya, Wayau, dan Gerunggang.

Perwakilan Management Area Kalimantan Selatan PT BCL, Agus Budiarto, mengatakan perusahaan meyakini keberlanjutan hanya dapat tercipta ketika pertumbuhan bisnis berjalan beriringan dengan meningkatnya kualitas hidup masyarakat sekitar.

“PT BCL ingin memastikan keberadaan perusahaan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami melihat Posyandu bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi masa depan desa. Karena itu, kami mendorong program kesehatan yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi mampu memperkuat kapasitas masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Agus, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjalankan program sosial perusahaan. Tantangan kesehatan masyarakat, khususnya stunting, dinilai tidak dapat diselesaikan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara perusahaan, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat desa.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan standar layanan Lima Meja Posyandu, mulai dari pendaftaran, penimbangan, pencatatan tumbuh kembang balita, penyuluhan gizi, pemberian makanan tambahan (PMT), hingga layanan kesehatan dasar dan imunisasi.

Tak hanya fokus pada bantuan jangka pendek, PT BCL juga mendorong penguatan kapasitas Posyandu agar mampu berkembang menjadi pusat edukasi kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Program Astra Sehat ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Astra Agro dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting yang masih menjadi tantangan pembangunan nasional. Perusahaan meyakini kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh kualitas kesehatan sejak usia dini.

Sepanjang tahun 2025, program Astra Sehat PT BCL telah memberikan manfaat kepada 812 penerima, terdiri dari 633 balita, 80 ibu hamil dan ibu menyusui, serta 99 kader Posyandu.

Kehadiran program tersebut mempertegas komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada operasional, tetapi juga pada pembangunan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah kerja.

“Bagi Astra Agro, keberlanjutan berarti menghadirkan kontribusi nyata yang mampu menciptakan perubahan jangka panjang. Inilah wujud komitmen kami untuk terus performing sekaligus transforming bersama masyarakat,” tambah Agus.

Melalui Astra Sehat, PT BCL menunjukkan bahwa peran perusahaan di tengah masyarakat tidak berhenti pada aktivitas bisnis semata. Lebih dari itu, perusahaan hadir sebagai bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui penguatan layanan kesehatan dari tingkat desa.

Sumber: Kalselhits.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/20/pt-bcl-perkuat-layanan-kesehatan-desa-lewat-astra-sehat-dukung-percepatan-penurunan-stunting/feed/ 0 22781
PT SINP-PBNA Tanggap Bencana, Bantuan Sembako Mengalir untuk Warga Terdampak Banjir Arut Utara https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/20/pt-sinp-pbna-tanggap-bencana-bantuan-sembako-mengalir-untuk-warga-terdampak-banjir-arut-utara/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/20/pt-sinp-pbna-tanggap-bencana-bantuan-sembako-mengalir-untuk-warga-terdampak-banjir-arut-utara/#respond Wed, 20 May 2026 01:27:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22836 Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada pemenuhan kebutuhan harian masyarakat.

Di tengah kondisi tersebut, PT Surya Indah Nusantara Pagi (PT SINP) dan PT Persada Bina Nusantara Abadi (PT PBNA) bergerak menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak, terutama masyarakat di tiga desa ring 1 sekitar wilayah operasional perusahaan di Kecamatan Arut Utara.

Banjir yang terjadi di wilayah Arut Utara berdampak pada aktivitas harian masyarakat, termasuk mobilitas warga dan pemenuhan kebutuhan pokok.

Kondisi tersebut mendorong PT SINP-PBNA untuk turut membantu melalui penyaluran bantuan sembako yang diharapkan dapat meringankan kebutuhan warga selama masa banjir.

Program Nurani Astra

Kegiatan ini dilaksanakan melalui Program Nurani Astra sebagai salah satu bentuk perhatian perusahaan terhadap kondisi masyarakat sekitar.

Melalui program tersebut, PT SINP-PBNA berupaya hadir dan memberikan dukungan kepada warga yang sedang menghadapi situasi sulit akibat banjir.

Lurah Pangkut, Sayub Ata dan Camat Arut Utara, Sapiudin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan PT SINP-PBNA kepada masyarakat terdampak banjir. Pemerintah setempat menilai bantuan tersebut bermanfaat bagi warga, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok selama kondisi banjir.

Sapiudin menjelaskan bahwa banjir yang terjadi di wilayah tersebut dipengaruhi oleh intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

Hujan di wilayah hulu turut berdampak pada wilayah hilir, sehingga menyebabkan peningkatan debit air di sejumlah kawasan. Dalam kondisi seperti ini, dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan, sangat membantu masyarakat yang terdampak.

Sementara itu, Manajemen PT SINP-PBNA, Purwanto, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar yang terdampak banjir.

“Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar yang mengalami musibah banjir. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Kami semua mendoakan agar kondisi ini segera membaik, air segera surut, dan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” ujar Purwanto.

Purwanto menambahkan, masyarakat sekitar merupakan bagian penting dari lingkungan perusahaan. Oleh karena itu, PT SINP-PBNA berupaya untuk tetap memperhatikan kondisi warga di sekitar wilayah operasional, terutama ketika terjadi situasi darurat seperti banjir.

Ia menambahkan bahwa dalam pelaksanaannya, perusahaan juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Arut Utara, pemerintah kelurahan/desa, serta unsur masyarakat setempat agar bantuan dapat disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Melalui kegiatan ini, PT SINP-PBNA berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat terdampak banjir, khususnya di wilayah sekitar operasional perusahaan. Bantuan sembako tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian perusahaan terhadap kondisi masyarakat sekitar yang sedang menghadapi situasi sulit.

Ke depan, PT SINP-PBNA akan terus berupaya menjaga hubungan baik dengan pemerintah setempat, lembaga adat, tokoh masyarakat, dan warga di Kecamatan Arut Utara. Melalui Program Nurani Astra, perusahaan berharap dapat terus terlibat dalam kegiatan sosial yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sumber: Radar Sampit

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/20/pt-sinp-pbna-tanggap-bencana-bantuan-sembako-mengalir-untuk-warga-terdampak-banjir-arut-utara/feed/ 0 22836
PT Karyanusa Ekadaya Dukung Pelestarian Tradisi Lomplai Dayak Wehea di Kutim https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/18/pt-karyanusa-ekadaya-dukung-pelestarian-tradisi-lomplai-dayak-wehea-di-kutim/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/18/pt-karyanusa-ekadaya-dukung-pelestarian-tradisi-lomplai-dayak-wehea-di-kutim/#respond Mon, 18 May 2026 08:39:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22772 PT KARYANUSA Ekadaya (KED) mendukung pelestarian tradisi adat Lomplai yang digelar masyarakat Dayak Wehea di Desa Diaq Lay, Kecamatan Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Dukungan itu disampaikan dalam pelaksanaan pesta adat Mbob Jengea Puen Wehea atau Lomplai 2026 yang berlangsung di Lapangan Bola Desa Diaq Lay.

Lomplai merupakan tradisi syukuran panen masyarakat Dayak Wehea yang diwariskan secara turun-temurun. Ritual adat tersebut menjadi bentuk rasa syukur atas hasil panen padi sekaligus penghormatan terhadap alam dan leluhur yang selama ini dijaga masyarakat adat.

Manajemen PT KED, Muhammad Satria, mengatakan perusahaan memandang Lomplai bukan sekadar seremoni adat tahunan, melainkan bagian penting dari identitas budaya masyarakat Dayak Wehea di Kutai Timur.

“Sebagai bagian dari komunitas yang bertumbuh bersama masyarakat di wilayah Kutai Timur, kami memandang kegiatan ini bukan sekadar seremoni musiman, melainkan fondasi identitas yang memperkuat keharmonisan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta,” ujar Satria di Sangatta, Senin (18/5/2026).

Ia menegaskan PT KED berkomitmen menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat adat melalui dukungan terhadap pelestarian budaya dan kearifan lokal di sekitar wilayah operasional perusahaan. Menurut dia, sinergi bersama tokoh adat, pemerintah desa, dan unsur terkait akan terus dilakukan agar tradisi masyarakat tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

“Kami mengucapkan selamat merayakan pesta panen kepada warga Desa Diaq Lay. Semoga semangat gotong royong yang tercermin dalam rangkaian ritual ini dapat terus mempererat tali silaturahmi antara perusahaan dan masyarakat,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Lomplai diawali dengan musyawarah adat Ngalak Plai untuk menentukan waktu pelaksanaan ritual. Warga kemudian bersama-sama menyiapkan berbagai kebutuhan upacara adat, mulai dari lemang, pakaian adat, hingga perlengkapan tarian tradisional.

Prosesi dilanjutkan dengan ritual penyucian kampung dan pendirian Belanyung, yakni tiang kayu berhias yang menjadi simbol keagungan dalam adat Wehea. Tokoh adat bersama pemuda desa juga melaksanakan ritual Ngalak Pesat atau pengambilan air suci dari sungai yang digunakan dalam prosesi penyucian masyarakat.

Puncak acara diisi dengan penampilan Tari Hudoq dan Tari Tung Gereng yang menjadi bagian dari rangkaian ritual adat Lomplai. Selain itu, ritual Pekicung turut digelar sebagai bentuk penghormatan kepada dewi padi melalui persembahan yang dihanyutkan di atas rakit.

Kepala Adat Kutai Timur, Sung Hei, mengapresiasi masyarakat adat Wehea yang terus menjaga tradisi leluhur agar tetap hidup hingga saat ini. Menurut dia, kegiatan adat Mbob Jengea yang menjadi bagian dari Lomplai memiliki makna religius sekaligus simbol perjuangan masyarakat adat mempertahankan budaya di tengah arus modernisasi.

“Kami, selaku Tokoh Masyarakat Adat Wehea, mengucapkan Selamat Merayakan Lomplai 2026 kepada seluruh masyarakat adat Wehea serta jajaran pimpinan di Pemerintah Kabupaten Kutai Timur,” ujar Sung Hei.

Melalui pelaksanaan Lomplai, masyarakat Dayak Wehea tidak hanya merayakan hasil panen, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan hubungan spiritual dengan alam yang diwariskan secara turun-temurun.

Sumber: pranala.co

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/18/pt-karyanusa-ekadaya-dukung-pelestarian-tradisi-lomplai-dayak-wehea-di-kutim/feed/ 0 22772
Pemahaman Bisnis Sawit Berkelanjutan Disosialisasikan kepada Mahasiswa https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/15/pemahaman-bisnis-sawit-berkelanjutan-disosialisasikan-kepada-mahasiswa/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/15/pemahaman-bisnis-sawit-berkelanjutan-disosialisasikan-kepada-mahasiswa/#respond Fri, 15 May 2026 07:18:27 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22721 Praktik operasional dan komitmen keberlanjutan dalam menjaga bisnis industri kelapa sawit yang berkesinambungan terus disosialisasikan kepada masyarakat. Edukasi menjadi penting mengingat besarnya kontribusi industry kelapa sawit terhadap kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Vice President Corporate Communication Astra Agro, Mochamad Husni, dalam kegiatan Visit Emiten 2026 yang diselenggarakan Kelompok Studi Pasar Modal Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Jakarta. Kegiatan tersebut digelar untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai dunia investasi, pasar modal, serta proses bisnis perusahaan melalui kunjungan langsung ke perusahaan perkebunan sawit nasional dengan kode saham AALI tersebut.

Presiden KSPM 9.0, Anugerah Putra Prasetyo, mengatakan investor tidak hanya perlu memahami pergerakan angka di pasar modal, tetapi juga proses bisnis yang dijalankan perusahaan. Menurutnya, kunjungan langsung ke perusahaan menjadi penting agar mahasiswa dapat memahami fundamental bisnis secara lebih menyeluruh.

“Sebagai investor, kita tidak hanya melihat hitungan angka, tetapi juga harus memahami bagaimana proses bisnis tersebut terjadi,” ujar Anugerah.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi peserta dalam memahami operasional dan fundamental perusahaan secara langsung.

Sementara itu, Project Officer Visit Emiten 2026, Dinda Suci Batalano, mengatakan tema kegiatan dipilih untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya melihat nilai investasi dari aspek bisnis dan keberlanjutan perusahaan.

“Melalui kunjungan edukasi ini, kami berharap peserta dapat memperoleh pengalaman belajar yang nyata dan mendalam mengenai dunia industri serta pasar modal,” ujarnya.

Mochamad Husni menyambut baik kunjungan mahasiswa tersebut dan menilai kegiatan itu menjadi bagian dari upaya perusahaan membuka ruang edukasi bagi generasi muda terkait dunia korporasi dan pasar modal.

Menurutnya, kegiatan visit emiten memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung bagaimana perusahaan menjalankan bisnis, menghadapi tantangan industri, hingga menerapkan prinsip keberlanjutan dalam operasional perusahaan.

“Kami berharap melalui kunjungan ini, peserta tidak hanya mengenal perusahaan dari sisi angka dan laporan keuangan, tetapi juga memahami proses bisnis, tata kelola, hingga komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan lingkungan,” kata Husni.

Ia menambahkan perusahaan berharap kegiatan tersebut dapat memberikan wawasan baru mengenai dunia kerja dan industri perkebunan nasional bagi mahasiswa.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi pengalaman pembelajaran yang bermanfaat serta menginspirasi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi dan perspektif mereka terhadap dunia industri dan investasi,” tutupnya.

Source: Media Indonesia

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/15/pemahaman-bisnis-sawit-berkelanjutan-disosialisasikan-kepada-mahasiswa/feed/ 0 22721
Dari Edukasi hingga Kolaborasi, PT SLS Konsisten Wujudkan Zero Fire di Pelalawan https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/13/dari-edukasi-hingga-kolaborasi-pt-sls-konsisten-wujudkan-zero-fire-di-pelalawan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/13/dari-edukasi-hingga-kolaborasi-pt-sls-konsisten-wujudkan-zero-fire-di-pelalawan/#respond Wed, 13 May 2026 10:11:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22751 PELALAWAN – Komitmen pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya dalam kesiapsiagaan menghadapi potensi badai El Nino, terus diperkuat PT Sari Lembah Subur (SLS) melalui berbagai langkah berkelanjutan yang mengedepankan edukasi, kolaborasi, dan keterlibatan aktif masyarakat.

Perusahaan secara konsisten menerapkan prinsip zero burning policy dengan menitikberatkan pada upaya pencegahan dibandingkan penanggulangan. Pendekatan ini tidak hanya bertumpu pada kesiapsiagaan internal, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Asisten Sustainability PT Sari Lembah Subur, Tofan Hidayat, menegaskan bahwa keberhasilan mencapai target zero fire tidak dapat dilakukan secara parsial.

“Untuk mencapai target zero fire tidak hanya bergantung pada sistem internal perusahaan, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi menjadi salah satu pilar utama dalam membangun kesadaran tersebut. “Edukasi, kolaborasi dan konsistensi menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan masa depan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Menurut Tofan, di tengah meningkatnya risiko karhutla yang dipengaruhi perubahan iklim dan aktivitas manusia, edukasi kepada generasi muda merupakan investasi jangka panjang.

“Saya berharap melalui pendekatan ini mampu meningkatkan pemahaman sekaligus kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat secara nyata,” ucapnya.

Sebagai bagian dari langkah preventif tersebut, PT SLS menjalankan sistem pencegahan kebakaran terintegrasi yang mencakup pemantauan titik api secara berkala, patroli terpadu, kesiapan sarana dan prasarana, serta pelatihan rutin bagi tim tanggap darurat.

Selain itu, perusahaan juga menegaskan perlindungan terhadap area bernilai konservasi tinggi, pengelolaan lahan tanpa pembakaran, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Pendekatan kolaboratif ini diwujudkan melalui keterlibatan aktif masyarakat, institusi pendidikan, hingga aparat setempat dalam upaya pencegahan kebakaran,” jelasnya.

Edukasi Sejak Dini

Upaya tersebut juga diwujudkan melalui kegiatan edukasi kepada anak-anak, salah satunya melalui program “Damkar Masuk Sekolah” yang dilaksanakan di TK Zaid Bin Tsabit, Desa Bukit Lembah Subur, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Rabu (16/4).

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak dikenalkan pada bahaya kebakaran serta cara sederhana menyelamatkan diri melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Kepala TK Zaid Bin Tsabit, Miswati, S.Pd, mengapresiasi kegiatan tersebut yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi para siswa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Fire PT SLS atas kegiatan edukasi ini. Program ini sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan anak-anak tentang bahaya kebakaran dan upaya keselamatan sejak dini dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami,” ujarnya.

Melalui pendekatan ini, PT SLS berharap dapat menanamkan kesadaran lingkungan sejak usia dini, sekaligus membangun generasi yang lebih peduli, tanggap, dan siap menghadapi risiko kebakaran di masa depan.

Upaya berkelanjutan ini menegaskan bahwa pencegahan karhutla bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi merupakan kerja bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak demi menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan kehidupan, serta untuk mewujudkan Sinergi Bumi dan Manusia untuk Satu Indonesia.

Sumber: Sawitplus.co

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/13/dari-edukasi-hingga-kolaborasi-pt-sls-konsisten-wujudkan-zero-fire-di-pelalawan/feed/ 0 22751
Konsisten Jalankan Keberlanjutan, Astra Agro Raih Penghargaan Transparansi dan Emisi https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/04/konsisten-jalankan-keberlanjutan-astra-agro-raih-penghargaan-transparansi-dan-emisi/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/04/konsisten-jalankan-keberlanjutan-astra-agro-raih-penghargaan-transparansi-dan-emisi/#respond Mon, 04 May 2026 00:57:48 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22659 JAKARTA, investortrust.id — Komitmen kuat terhadap keberlanjutan kembali mengantarkan PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) meraih pengakuan nasional. Dalam ajang The Best Corporate Transparency and Emission Reduction Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Investortrust.id, Astra Agro berhasil meraih penghargaan Green Achievement in Emission Reduction and Diamond Achievement in Emission Transparency.

Penghargaan ini diterima oleh Direktur Astra Agro, Widayanto, dalam acara yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta (30/04/2026). Ajang ini merupakan bentuk apresiasi kepada korporasi yang dinilai berhasil menunjukkan upaya nyata dalam pengurangan emisi sekaligus mengedepankan keterbukaan informasi yang terverifikasi, guna mendorong praktik bisnis yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Direktur Astra Agro Widayanto, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi pengakuan atas langkah strategis perusahaan dalam menjalankan strategi keberlanjutan secara terukur dan berdampak.

“Penghargaan ini mencerminkan komitmen kuat Astra Agro dalam mendukung agenda dekarbonisasi, baik di tingkat nasional maupun global. Kami percaya bahwa transparansi dan aksi nyata dalam penurunan emisi merupakan fondasi utama dalam membangun industri kelapa sawit yang berkelanjutan dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Sebagai bagian dari Astra Group, Astra Agro turut mengadopsi target ambisius penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 30% pada tahun 2030 dengan baseline tahun 2019. Untuk mencapai target tersebut, perusahaan menjalankan berbagai inisiatif strategis yang terintegrasi, antara lain pemanfaatan limbah cair pabrik kelapa sawit sebagai kompos untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia, penggunaan biomassa cangkang sebagai substitusi batu bara, serta pengembangan fasilitas biogas plant untuk menangkap emisi metana.

Selain itu, Astra Agro juga memperkuat kontribusinya melalui perlindungan kawasan Nilai Konservasi Tinggi (NKT), rehabilitasi mangrove, hingga inovasi penggunaan pupuk hayati seperti ASTEMIC (Astra Effective Microbes). Di sisi operasional, efisiensi energi juga terus ditingkatkan, termasuk melalui optimalisasi sistem manajemen air yang berkontribusi pada pengurangan konsumsi bahan bakar.

Sampai dengan akhir tahun 2025, Astra Agro telah memanfaatkan energi terbarukan dalam kegiatan operasional dengan bauran mencapai 92,3%, inisiatif Methane Capture, hingga pemanfaatan cangkang dan fiber sehingga membuahkan hasil pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 35,69% setara 439.825 ton CO₂eq dibanding baseline 2019.

CEO Investortrust, Primus Dorimulu menjelaskan bahwa penyelenggaraan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya urgensi isu perubahan iklim serta semakin besarnya tuntutan terhadap peran korporasi dalam mendukung agenda dekarbonisasi. Menurutnya, transparansi dalam pelaporan emisi kini menjadi aspek krusial untuk memastikan akuntabilitas sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap komitmen keberlanjutan perusahaan.

“Ajang ini dirancang untuk mendorong dunia usaha mengedepankan praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab, termasuk melalui pelaporan emisi yang terbuka, terukur, dan terverifikasi,” ujarnya.

Penghargaan ini semakin memperkuat posisi Astra Agro sebagai perusahaan agribisnis yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan tata kelola yang transparan. Ke depan, Astra Agro akan terus mengakselerasi berbagai inisiatif hijau sebagai bagian dari kontribusi aktif terhadap masa depan rendah karbon.

Sumber: https://investortrust.id

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/05/04/konsisten-jalankan-keberlanjutan-astra-agro-raih-penghargaan-transparansi-dan-emisi/feed/ 0 22659
Edukasi dan Aksi Nyata, PT GSDI Dorong Kesadaran Lingkungan dan Pencegahan Karhutla https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/29/edukasi-dan-aksi-nyata-pt-gsdi-dorong-kesadaran-lingkungan-dan-pencegahan-karhutla/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/29/edukasi-dan-aksi-nyata-pt-gsdi-dorong-kesadaran-lingkungan-dan-pencegahan-karhutla/#respond Wed, 29 Apr 2026 08:30:01 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22636 TRIBUNKALTENG.COM, PANGKALAN BUN – Dalam momentum Hari Bumi Sedunia, PT Gunung Sejahtera Dua Indah (GSDI) melakukan edukasi pencegahan kebakaran sejak dini, seperti kegiatan sosial isasi dan simulasi penanggulangan kebakaran yang melibatkan siswa dan tenaga pendidik, secara aktif di SMPN 2 Pangkalan Banteng, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan keberlanjutan perusahaan, yang menempatkan aspek perlindungan lingkungan dan pencegahan kebakaran sebagai prioritas utama.

Sejalan dengan prinsip zero burning policy, PT GSDI secara konsisten mengedepankan upaya pencegahan dibandingkan penanggulangan, termasuk melalui penguatan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasional.
 
Di tengah meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dipengaruhi oleh perubahan iklim dan aktivitas manusia, edukasi kepada generasi muda dinilai menjadi investasi jangka panjang dalam membangun budaya sadar lingkungan. 

Melalui Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (TKTD), perusahaan menghadirkan pelatihan praktis yang mencakup pengenalan potensi risiko kebakaran, teknik penanganan awal, hingga penggunaan peralatan pemadam sederhana.
 
Para peserta menerima materi dan juga terlibat langsung dalam simulasi pemadaman menggunakan karung goni, alat pemadam api ringan (APAR), serta unit pemadam milik perusahaan. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat secara nyata.
 
PIC Fire Protection PT GSDI, Tri Budi J menegaskan bahwa edukasi ini merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan, dalam memastikan keselamatan lingkungan sekitar tetap terjaga.
 
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya berfokus pada operasional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat. Pemahaman dasar seperti arah angin, jarak aman, dan prosedur evakuasi menjadi bekal penting untuk meminimalkan risiko kebakaran,” ujarnya.
 
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan implementasi dari sistem pencegahan kebakaran terintegrasi yang dijalankan perusahaan.

Sistem tersebut mencakup pemantauan titik api secara berkala, patroli terpadu, kesiapan sarana dan prasarana, serta pelatihan rutin bagi tim tanggap darurat.
 
Dalam kebijakan keberlanjutan perusahaan menegaskan komitmennya untuk melindungi area bernilai konservasi tinggi, mengelola lahan secara bertanggung jawab tanpa pembakaran, serta memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. 

Pendekatan kolaboratif ini diwujudkan melalui keterlibatan aktif masyarakat, institusi pendidikan, hingga aparat setempat dalam upaya pencegahan kebakaran. Kegiatan ini turut dipantau oleh Bhabinkamtibmas Polsek Pangkalan Banteng sebagai bentuk sinergi antara perusahaan, aparat, dan masyarakat dalam memperkuat kesiapsiagaan wilayah.
 
Melalui inisiatif ini, PT GSDI menegaskan, upaya mencapai target zero fire tidak hanya bergantung pada sistem internal perusahaan, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat. 

Edukasi, kolaborasi, dan konsistensi menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.

Sumber: Kalteng.tribunnews.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya.

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/29/edukasi-dan-aksi-nyata-pt-gsdi-dorong-kesadaran-lingkungan-dan-pencegahan-karhutla/feed/ 0 22636
Perkuat Tata Kelola Gambut, Astra Agro Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/29/perkuat-tata-kelola-gambut-astra-agro-tingkatkan-kesiapsiagaan-karhutla/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/29/perkuat-tata-kelola-gambut-astra-agro-tingkatkan-kesiapsiagaan-karhutla/#respond Wed, 29 Apr 2026 08:21:13 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22632 Agrofarm.co.id, Pekanbaru — PT Astra Agro Lestari Tbk melalui unit usahanya di Provinsi Riau menegaskan komitmen Kebijakan Keberlanjutan yang memuat prinsip no burning dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui partisipasi aktif dalam Apel Siaga Pencegahan Karhutla yang digelar di Pekanbaru.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi lintas sektor di tengah meningkatnya risiko kebakaran pada tahun 2026.

Saat Apel Siaga di Riau pada Sabtu(25/4/2026), Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq dalam sambutannya menekankan bahwa ancaman karhutla pada tahun ini perlu diwaspadai secara serius.

Musim kemarau panjang yang diproyeksikan terjadi bersamaan dengan fenomena El Nino, serta penurunan curah hujan yang signifikan menjadi faktor utama meningkatnya risiko kebakaran. Oleh sebab itu, Hanif mengajak seluruh lapisan masyarakat waspada terhadap risiko karhutla terutama di Riau dengan lahan gambut yang luas.

“Curah hujan yang rendah dan kondisi gambut yang sangat rentan, membuat potensi kekeringan akan meningkat signifikan. Riau menjadi salah satu wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi, terlebih dengan luas gambut yang mencapai hampir separuh dari total daratan serta keberadaan lebih dari 13.000 kilometer kanal,” ujar Hanif saat Apel Siaga di Riau pada Sabtu (25/4/2026).

Menanggapi kondisi tersebut, Astra Agro menempatkan pengelolaan lahan gambut sebagai salah satu fokus strategi pencegahan karhutla.

Ekosistem gambut yang rentan terhadap perubahan iklim dikelola melalui pendekatan terintegrasi untuk menjaga kestabilan hidrologi dan meminimalkan risiko kebakaran, sekaligus sebagai bagian dari mitigasi risiko operasional jangka panjang.

Vice President Corporate Communication Astra Agro, Mochamad Husni menjelaskan, sejak tahun 2015, Astra Agro tidak melakukan pembukaan lahan baru, baik di lahan gambut maupun lahan mineral.

Pengelolaan gambut dilakukan melalui sistem pemantauan teknis, termasuk pengukuran Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) menggunakan dipwell dan peil scale, pemantauan curah hujan, serta pengukuran subsidensi sesuai ketentuan yang berlaku. Infrastruktur tata air seperti sekat kanal dan bangunan air juga terus dipelihara untuk memastikan keseimbangan hidrologi sepanjang tahun.

“Hasil pemantauan menunjukkan kondisi TMAT di area operasional berada dalam kategori baik. Upaya ini sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menjaga fungsi ekologis gambut secara berkelanjutan,” ujar Husni.

Selain pengelolaan gambut, Astra Agro memastikan seluruh entitasnya berada dalam kondisi siaga melalui penguatan sistem pencegahan yang terstruktur. Perusahaan secara rutin melakukan pemeriksaan sarana dan prasarana pemadam kebakaran untuk memastikan kesiapan operasional tetap optimal, serta menerapkan kebijakan zero burning secara konsisten di seluruh lini operasional dan rantai pasok.

Upaya ini diperkuat dengan optimalisasi infrastruktur pencegahan seperti menara pantau, embung air, serta patroli terpadu dan pemantauan hotspot berbasis teknologi guna meningkatkan kecepatan deteksi dan respons. Kesiapan tersebut didukung oleh tim fire brigade yang terlatih dan pelaksanaan simulasi penanganan karhutla secara berkala.

Sebagai bagian dari pendekatan berbasis risiko, Astra Agro juga melakukan in-depth assessment pada enam distrik rawan kebakaran dengan mempertimbangkan aspek lanskap, sosial, dan historis hotspot.

Perusahaan turut mendorong kolaborasi lintas pemangku kepentingan melalui patroli terpadu, penguatan Masyarakat Peduli Api (MPA), serta dukungan terhadap program pemerintah seperti Rencana Aksi Daerah Siak Hijau dan Klaster Pelalawan.

Dengan penguatan pengelolaan gambut, kesiapsiagaan operasional, serta kolaborasi multipihak, Astra Agro menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menekan risiko karhutla sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Sumber: Agrofarm.co.id

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/29/perkuat-tata-kelola-gambut-astra-agro-tingkatkan-kesiapsiagaan-karhutla/feed/ 0 22632
Astra Agro dan CPOPC Dorong Petani Sawit Mandiri Terapkan Praktik Berkelanjutan https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/29/astra-agro-dan-cpopc-dorong-petani-sawit-mandiri-terapkan-praktik-berkelanjutan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/29/astra-agro-dan-cpopc-dorong-petani-sawit-mandiri-terapkan-praktik-berkelanjutan/#respond Wed, 29 Apr 2026 08:16:54 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22628 Palu (ANTARA) – PT Astra Agro Lestari Tbk bersama Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) mendorong petani sawit mandiri di Kabupaten Padang kayu, Sulawesi Barat menerapkan praktik sawit berkelanjutan lewat pelatihan Good Agricultural Practices (GAP) yang berlangsung 28–29 April 2026.

Langkah itu sebagai upaya peningkatan produktivitas, sekaligus praktik perkebunan yang berkelanjutan bagi para petani.

“Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis sekaligus memperkuat pemahaman peserta terhadap pentingnya efisiensi dan keberlanjutan dalam pengelolaan kebun,” kata Direktur Sustainability and Smallholder CPOPC Antonius Yudi Trucapnya melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Selasa.

Ia mengemukakan peningkatan kapasitas petani merupakan kunci dalam mendorong produktivitas, sekaligus keberlanjutan industri kelapa sawit, khususnya bagi petani kecil yang menjadi bagian penting dalam rantai pasok global.

“Petani memiliki peran strategis dalam industri kelapa sawit dunia. Melalui pelatihan seperti ini, kami berharap para petani dapat meningkatkan praktik budidaya yang lebih baik, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Kepala Dinas Perkebunan dan Pertanian Kabupaten Pasangkayu Abidin menyampaikan apresiasi atas pelatihan yang diberikan oleh CPOPC dan Grup Astra Agro Lestari.

Peningkatan kapasitas petani dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat produktivitas dan efisiensi.

“Pengembangan kapasitas petani melalui penerapan praktik budidaya yang baik menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing petani lokal,” ucapnya.

Salah satu peserta pelatihan Idris Lambang dari Kelompok Tani Bina Bersama Lestari mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat membantu dalam menambah wawasan terkait praktik budidaya kelapa sawit yang baik dan berkelanjutan.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai petani. Kami jadi lebih paham bagaimana cara merawat sawit yang benar, mulai dari penanaman sampai perawatan, sehingga hasilnya bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Hal selaras disampaikan oleh Manajemen PT Astra Agro Lestari Tbk wilayah Sulawesi Cahyo Kurniawan, yang menyebutkan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani terhadap praktik budidaya kelapa sawit yang baik dan berkelanjutan, sekaligus menegaskan bahwa peran petani sangat penting dalam ekosistem perkebunan sawit, khususnya di Sulawesi Barat.

“Kami mengundang para mitra dari kelompok tani di sekitar kebun, khususnya di Pasangkayu, sebagai bentuk kepedulian kami agar petani bisa memahami dan menerapkan praktik budidaya sawit yang baik dan benar, sehingga pelatihan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang produksi di kebun swadaya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Pasangkayu meraih penghargaan sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sulbar pada Musrenbang RKPD 2027 (dilaksanakan April 2026), menunjukkan kinerja pembangunan yang impresif.

Sektor perkebunan, terutama kelapa sawit (CPO dan turunannya), menjadi mesin utama penggerak ekonomi, menjadikan Pasangkayu penyumbang penting dalam pertumbuhan sektor pertanian Sulbar.

Sumber: sulteng.antaranews.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/29/astra-agro-dan-cpopc-dorong-petani-sawit-mandiri-terapkan-praktik-berkelanjutan/feed/ 0 22628
PT BIM Terima Penghargaan atas Peran Aktif dalam Pembinaan MPA dan Penanganan Kebakaran https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/27/pt-bim-terima-penghargaan-atas-peran-aktif-dalam-pembinaan-mpa-dan-penanganan-kebakaran/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/27/pt-bim-terima-penghargaan-atas-peran-aktif-dalam-pembinaan-mpa-dan-penanganan-kebakaran/#respond Mon, 27 Apr 2026 07:19:27 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22589 TRIBUNKALTIM.CO, PASER – Pemerintah Kabupaten Paser kembali menegaskan peran sektor swasta dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan memberikan apresiasi kepada Borneo Indah Marjaya (BIM).

Penghargaan ini mencerminkan kontribusi perusahaan dalam memperkuat pencegahan kebakaran yang cepat, terpadu, dan berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Koordinasi Daerah Provinsi Kalimantan Timur bidang pemadam kebakaran dan penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Satuan Perlindungan Masyarakat Tahun 2026, di Gedung Pendopo Lou Bapekat, Rabu (15/4).


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pencegahan kebakaran.

“Terima kasih kepada seluruh pihak baik dari jajaran Forkopimda, perusahaan, serta seluruh masyarakat atas sinergi dalam pencegahan serta kepedulian dalam penanganan bencana,” ujar Bupati Paser.


Sejalan dengan itu, Pemerintah Kabupaten Paser juga memberikan penghargaan kepada perusahaan yang dinilai aktif dan konsisten berkontribusi di lapangan.

PT BIM menjadi salah satu perusahaan yang mendapatkan penghargaan atas perannya dalam membina kelompok relawan pemadam kebakaran, termasuk Masyarakat Peduli Api (MPA), serta keterlibatan langsung dalam penanganan kebakaran.

Manajemen PT BIM-PPS, Joko Widodo, menegaskan bahwa kekuatan utama dalam pengendalian kebakaran terletak pada kecepatan respons dan kolaborasi berbagai pihak.


“Pembinaan masyarakat melalui Masyarakat Peduli Api menjadi tonggak utama pencegahan. Semakin cepat potensi kebakaran diketahui, semakin efektif penanganannya,” ujarnya.

Komitmen tersebut didukung dengan kesiapan sumber daya dan sarana prasarana di lapangan. Asisten Sustainability PT BIM-PPS, Anggy Setiawan, menyampaikan bahwa perusahaan secara konsisten melakukan pelatihan, patroli terpadu, serta penguatan strategi mitigasi berbasis risiko.

“Kami memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana tetap optimal, sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan patroli bersama, khususnya saat musim kemarau,” jelasnya.

Upaya operasional tersebut merupakan bagian dari pendekatan yang lebih menyeluruh dalam sistem pencegahan kebakaran. Lebih dari sekadar kesiapsiagaan teknis, langkah-langkah Perseroan dalam mengantisipasi kebakaran merupakan implementasi prinsip-prinsip terbaik yang dijalankan oleh pemegang saham utamanya sebagai fondasi dalam membangun sistem pencegahan yang kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Pendekatan ini diwujudkan melalui sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah sebagai satu kesatuan sistem yang saling memperkuat.

Pendekatan tersebut turut diperkuat melalui kolaborasi dengan masyarakat sekitar, termasuk melalui program edukasi dan pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA). Melalui pendekatan ini, pencegahan dan pengendalian kebakaran dilakukan secara terpadu, partisipatif, dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi dalam menjaga ekosistem serta menekan emisi gas rumah kaca akibat kebakaran hutan dan lahan.

Sebagai bagian dari implementasi di lapangan, PT BIM telah membina MPA secara terstruktur melalui pembentukan kelembagaan, pemetaan area rawan berdasarkan kondisi lahan seperti vegetasi, jenis tanah, dan topografi, serta peningkatan kapasitas dalam pencegahan dan pemadaman kebakaran.


Perseroan juga melaksanakan sosialisasi pengelolaan lahan tanpa bakar, patroli rutin saat musim kemarau, penguatan sarana prasarana, hingga pengelolaan tata air pada area rawan kebakaran.

Melalui berbagai inisiatif ini, PT BIM menegaskan bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama melalui kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat.

Sejalan dengan semangat sinergi bumi dan manusia untuk satu Indonesia, Perseroan mengedepankan kesiapsiagaan, kolaborasi, serta pemberdayaan masyarakat, dan terus berupaya memberikan kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. (*)

Sumber: kaltim.tribunnews.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/27/pt-bim-terima-penghargaan-atas-peran-aktif-dalam-pembinaan-mpa-dan-penanganan-kebakaran/feed/ 0 22589
KED dan PT SAP Matangkan Kesiapsiagaan Lewat Simulasi Terpadu https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/25/ked-dan-pt-sap-matangkan-kesiapsiagaan-lewat-simulasi-terpadu/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/25/ked-dan-pt-sap-matangkan-kesiapsiagaan-lewat-simulasi-terpadu/#respond Sat, 25 Apr 2026 02:49:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22610 Menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau, PT Karyanusa Ekadaya (KED) bersama PT Subur Abadi Plantations (SAP) berkolaborasi dengan aparat dan masyarakat menggelar Apel Siaga dan Simulasi Penanggulangan Karhutla di Desa Karya Bhakti, Kecamatan Muara Wahau, Selasa (21/4).

Kegiatan ini melibatkan unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, perusahaan perkebunan, hingga kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA), sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor di wilayah rawan karhutla.

Kapolres Kutai Timur, Fauzan Arianto, menegaskan bahwa pencegahan menjadi kunci utama dalam pengendalian karhutla. Ia menekankan pentingnya respons cepat dan terkoordinasi sebelum munculnya titik api.

“Pencegahan adalah kunci. Jangan sampai terjadi kebakaran baru kita bergerak. Semua pihak harus siap, cepat, dan terkoordinasi,” tegasnya.

Menurutnya, apel siaga dan simulasi ini menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor serta konsistensi penerapan prinsip zero burning, khususnya menjelang puncak musim kemarau. Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif perusahaan perkebunan dalam mendukung upaya pencegahan karhutla.

Komitmen bersama tersebut ditandai dengan penandatanganan larangan pembakaran hutan dan lahan oleh seluruh pihak yang terlibat.

Dalam simulasi terpadu, personel gabungan dari perusahaan, TNI-Polri, Satpol PP, pemadam kebakaran, MPA, Kelompok Tani Peduli Api (KTPA), hingga tim medis melakukan rangkaian penanganan mulai dari deteksi dini, pelaporan, mobilisasi, pemadaman hingga penanganan darurat.

Perwakilan manajemen PT KED, M. Satria A.C.P., menegaskan kesiapan perusahaan dalam mendukung pencegahan karhutla secara terintegrasi. Ia memastikan tim kesiapsiagaan tanggap darurat dan seluruh sumber daya dalam kondisi siaga.

“Perusahaan berkomitmen penuh dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan melalui kolaborasi lintas pihak,” ujarnya.

Senada, manajemen PT SAP, Sulton Saladin, menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat langkah preventif dan responsif.

“Kami siap berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelestarian hutan dan menciptakan lingkungan yang aman dan berkelanjutan,” katanya.

Upaya tersebut merupakan bagian dari implementasi strategi keberlanjutan perusahaan melalui penerapan Zero Burn Policy dan Fire Prevention System. Langkah ini diperkuat dengan penyediaan sarana dan prasarana, pembentukan serta pelatihan Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat, hingga mekanisme respons cepat terhadap potensi titik api.

Selain itu, perusahaan juga menggencarkan patroli terpadu, pembinaan MPA, serta edukasi pengelolaan lahan tanpa bakar kepada masyarakat. Sinergi turut diperluas bersama pemerintah daerah, kepolisian, Manggala Agni, dan BPBD guna memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam kondisi optimal.

Melalui kolaborasi ini, PT KED dan PT SAP menegaskan bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan konsistensi dan kesiapsiagaan seluruh pihak agar wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran.

Sumber: Kaltim Post

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/25/ked-dan-pt-sap-matangkan-kesiapsiagaan-lewat-simulasi-terpadu/feed/ 0 22610
PT GSDI Dorong Kemandirian Kader Posyandu Lewat Program Hidroponik Berkelanjutan https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/23/pt-gsdi-dorong-kemandirian-kader-posyandu-lewat-program-hidroponik-berkelanjutan/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/23/pt-gsdi-dorong-kemandirian-kader-posyandu-lewat-program-hidroponik-berkelanjutan/#respond Thu, 23 Apr 2026 02:57:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22614 Kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui program pemberdayaan berbasis lingkungan dan ekonomi, PT Gunung Sejahtera Dua Indah (GSDI) menggelar pelatihan dan bantuan instalasi hidroponik bagi kader posyandu di Desa Sungai Bengkuang.

Program ini dirancang tidak hanya sebagai bantuan sarana, tetapi sebagai upaya berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas masyarakat. Para kader mendapatkan pelatihan komprehensif mulai dari instalasi sistem hidroponik, teknik budidaya, pengelolaan nutrisi, hingga strategi pemanfaatan dan pemasaran hasil panen. Dengan pendekatan ini, PT GSDI mendorong terciptanya kemandirian ekonomi sekaligus praktik ramah lingkungan di tingkat desa.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan harus dimulai dari masyarakat. Melalui program ini, kami ingin mendorong lahirnya inisiatif yang tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan, tetapi juga memperkuat kesadaran akan praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan,” ujar Asisten Sustainability PT GSDI, Heru Tri Oktavianto.

Melalui pemanfaatan metode hidroponik yang efisien dan tidak bergantung pada lahan luas, kader posyandu kini memiliki peluang untuk mengembangkan sumber pangan sehat secara mandiri. Hasil panen sayuran segar diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga, khususnya bagi balita, sekaligus membuka peluang tambahan pendapatan.

Agenda ini juga turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan seperti Kepala Desa Sungai Bengkuang, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian yang dalam hal ini memperkuat sinergi multipihak dalam memastikan keberhasilan program. Dukungan tersebut menjadi fondasi penting agar inisiatif ini tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, melainkan berkembang menjadi gerakan kolektif masyarakat.

Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan, PT GSDI akan terus mendorong penguatan program melalui pendampingan dan pengembangan yang terukur agar manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang.

Dengan kolaborasi yang solid antara perusahaan dan para pemangku kepentingan, inisiatif ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan pangan dan peningkatan gizi keluarga, tetapi juga menjadi penggerak kemandirian ekonomi masyarakat desa sekaligus contoh nyata pemberdayaan berbasis lingkungan yang berkelanjutan.

Sumber: benang.id

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/23/pt-gsdi-dorong-kemandirian-kader-posyandu-lewat-program-hidroponik-berkelanjutan/feed/ 0 22614
Mediasi Hasilkan Kesepakatan, SAD Sampaikan Maaf dan Janji Tak Ambil Lagi Sawit PT SAL https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/20/mediasi-hasilkan-kesepakatan-sad-sampaikan-maaf-dan-janji-tak-ambil-lagi-sawit-pt-sal/ https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/20/mediasi-hasilkan-kesepakatan-sad-sampaikan-maaf-dan-janji-tak-ambil-lagi-sawit-pt-sal/#respond Mon, 20 Apr 2026 07:22:00 +0000 https://www.astra-agro.co.id/?p=22592 Sarolangun (ANTARA) – Upaya penyelesaian konflik antara kelompok Suku Anak Dalam (SAD) dan petugas keamanan PT Sari Aditya Loka (SAL) membuahkan hasil. Melalui proses mediasi yang difasilitasi pemerintah daerah, kedua belah pihak sepakat mengakhiri perselisihan dan berkomitmen menjaga ketentraman wilayah.

Mediasi yang berlangsung di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Sarolangun pada Jumat (17/04) tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sarolangun, H. Hurmin, dan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh adat, serta perwakilan masyarakat.

Dalam forum tersebut, disepakati penyelesaian secara adat melalui mekanisme “pampeh” atau ganti rugi. Manajemen PT SAL yang diwakili Joko Susilo mengabulkan permohonan pihak SAD untuk memberikan pampeh setengah bangun kepada tiga orang yang mengalami luka. Setiap korban juga menerima pampeh.

Kesepakatan tersebut sangat penting dalam meredakan ketegangan yang sebelumnya sempat mencuat ke publik.

Dalam perjanjian damai yang ditandatangani bersama, pihak SAD yang diwakili Tumenggung Njalo menyampaikan permohonan maaf, berkomitmen untuk tidak lagi melakukan aktivitas pengambilan tandan buah segar (TBS) maupun brondolan di kebun inti PT SAL. 

Selain itu, kelompok SAD juga sepakat untuk tidak lagi membawa senjata api rakitan atau kecepek di wilayah operasional perusahaan.

Komitmen tersebut turut disertai kesediaan untuk tunduk pada penegakan hukum yang berlaku apabila di kemudian hari ditemukan aktivitas pencurian, penampungan, maupun distribusi hasil sawit ilegal di wilayah Kecamatan Air Hitam.

Kesepakatan damai ini dituangkan dalam dokumen resmi yang ditandatangani kedua belah pihak serta disaksikan sejumlah pejabat dan tokoh.

Di antaranya Bupati Sarolangun H. Hurmin, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf. Yakhya Wisnu Arianto, Kapolres Sarolangun yang diwakili Waka Polres Kompol Sumarno Berutu, Kajari Sarolangun Rolly Manampiring, Ketua PN Sarolangun Novarina Manurung, Sekda Sarolangun Muhammad Arief, unsur Lembaga Adat Melayu (LAM), tokoh masyarakat, serta para tumenggung dari berbagai kelompok SAD.

Sebelumnya, konflik antara kelompok SAD dan petugas keamanan perusahaan sempat terjadi dan mendapat perhatian luas. Aparat kepolisian pun bergerak cepat untuk meredam situasi dan mendorong penyelesaian melalui jalur dialog.

Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Air Hitam, H. Muhtar B, menyampaikan bahwa dinamika yang terjadi saat ini menunjukkan adanya pergeseran perilaku di sebagian kelompok SAD.

“Yang kita hadapi sekarang berbeda. Ada pengaruh dari luar, bahkan aktivitas pengambilan sawit tidak lagi semata untuk kebutuhan makan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti adanya dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu yang menjadi penampung hasil curian, sehingga memperkeruh situasi di lapangan dan menimbulkan keresahan bagi masyarakat sekitar. 

Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap rasa aman warga dan pekerja, bahkan mempengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat.

Muhtar juga meminta aparat untuk menertibkan penggunaan senjata api rakitan serta mendorong semua pihak yang terlibat dalam pembinaan komunitas SAD agar lebih aktif melakukan pendampingan.

Dengan tercapainya kesepakatan ini, seluruh pihak berharap situasi di wilayah Air Hitam dapat kembali kondusif. Pendekatan dialog, penegakan hukum, serta pembinaan berkelanjutan dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sekaligus memastikan keberlanjutan hubungan antara masyarakat adat, perusahaan, dan lingkungan sekitar.

Sumber: jambi.antaranews.com

Penafian

Artikel ini mungkin berisi materi berhak cipta, yang penggunaannya mungkin tidak diizinkan oleh pemilik hak cipta. Materi ini disediakan dengan tujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan. Materi yang terdapat dalam situs web Astra Agro didistribusikan tanpa mencari keuntungan. Jika Anda tertarik untuk menggunakan materi yang memiliki hak cipta dari materi ini dengan alasan apapun yang melampaui ‘penggunaan wajar’, Anda harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari sumber aslinya

]]>
https://www.astra-agro.co.id/id/2026/04/20/mediasi-hasilkan-kesepakatan-sad-sampaikan-maaf-dan-janji-tak-ambil-lagi-sawit-pt-sal/feed/ 0 22592